BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Dalam bab IV ini akan disajikan : Deskripsi kondisi awal prasiklus meliputi : uji instrumen penilaian prasiklus yang berupa reliabilitas tes, validitas tes, tingkat kesukaran, dan kualitas pengecoh, hasil olah data keaktifan murid prasiklus, dan hasil olah data hasil belajar murid prasiklus. Deskripsi hasil siklus 1 meliputi : perencanaan tindakan siklus 1, pelaksanaan tindakan siklus 1, data hasil observasi siklus 1, dan dan refleksi siklus 1. Deskripsi hasil siklus 2 meliputi : perencanaan tindakan siklus 2, pelaksanaan tindakan siklus 2, data hasil observasi siklus 2, dan refleksi siklus 2. Serta pembahasan siklus 1 dan siklus 2.
A.
Deskripsi Kondisi Awal Pratindakan/ prasiklus
Sebelum melakukan penelitian tindakan kelas, terlebih dahulu peneliti melakukan penjaringan informasi tentang keaktifan dan hasil belajar terhadap proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan cara melihat langsung proses dan tata cara makan yang dilakukan murid kelas 2C, kemudian peneliti juga melakukan prasiklus berupa pree test dalam bentuk ulangan yang terdiri dari tiga bentuk yaitu pilihan ganda, isian, dan uraian, di mana soal ulangannya sudah diuji coba dikelas lainnya yang tidak terkait dengan kelas 2 yang sedang diteliti oleh peneliti yaitu di kelas 2B.
Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan pada setiap siklus, sebagai upaya meningkatkan keaktifan dan hasil belajar murid pada materi adab makan dan minum melalui metode pembelajaran Quiz Team: “Who Wants To Be A Millionare” di Kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan Tahun Pelajaran 2016/2017 tergambar pada laporan hasil pembahasan yang diuraikan sebagai berikut :
1.
Uji instrumen penilaian pratindakan/ prasiklus
Pengujian instrumen soal prasiklus dilakukan untuk mengetahui tingkat kesukaran dari soal prasiklus yang akan diberikan. Pengujian instrumen soal prasiklus ini diberikan kepada murid kelas 2 pararel lainnya yang tidak ada kaitannya dengan kelas 2C yaitu di kelas 2B. Adapun pelaksanaan uji instrumen yang dilakukan di kelas 2B yang dilakukan pada Hari Selasa 17 Januari 2017 terlihat seperti yang terdapat di dalam gambar di bawah ini :
Gambar - 11
Pelaksanaan tes uji instrumen soal di kelas 2B
Sumber: Foto pelaksanaan uji instrumen yang diambil dari responden yang tidak berkaitan dengan kelas yang diteliti yang disebar pada tanggal 17 Januari 2017, adapun responden tersebut adalah murid kelas 2B Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan.
Pengujian instrumen soal prasiklus ini menggunakan software Anates yaitu program aplikasi yang khusus digunakan untuk menganalisa tes pilihan ganda dan uraian yang dikembangkan oleh Drs. Karnoto, M.Pd dan Yudi Wibisono, ST. Anates versi 4.0 memiliki kemampuan untuk menganalisa soal tes seperti: menghitung skor (asli maupun dibobot), menghitung reliabilitas tes, mengelompokan subjek kedalam kelompok atas atau bawah, menghitung daya pembeda, menghitung tingkat kesukaran soal, menghitung korelasi skor butir dengan skor total, dan menentukan kualitas pengecoh (disktaktor).
Pengujian instrumen soal prasiklus yang dilaksanakan di kelas 2B pada Hari Selasa Tanggal 17 Januari 2017 pada jam 07.00 – 08.10 dapat diketahui hasilnya secara keseluruhan sebagai berikut :
Tabel - 2
Perolehan Skor Uji Instrumen Soal Prasiklus
No
Nama Siswa
Benar
Salah
Kosong
Skor Asli
Skor
Bobot
1
Adly Pratama Nur H
9
1
-
9
9
2
Aldilla Ayako Rorowulan
8
2
-
8
8
3
Aurelia Rahma Trisha
9
1
-
9
9
4
Aurell Khalif
5
5
-
5
5
5
Btari Kiara Aquiko
10
-
-
10
10
6
Calista Winny Sephira
9
1
-
9
9
7
Daffi Marulli Silalahi
10
-
-
10
10
8
Denza Shauma Diva
7
3
-
7
7
9
Fikri Ahmad Al Farabi
10
-
-
10
10
10
Fitriza Kirana
9
1
-
9
9
11
Kamilah Qanita Faras
7
3
-
7
7
12
Kenzie Prayoga W
10
-
-
10
10
13
Keysha Afna Widyananda
10
-
-
10
10
14
Khaira Syauqia Najmi
9
1
-
9
9
15
Mazaya Mufli Al Qulda
8
2
-
8
8
16
Muhamad Abiyu B.A
9
1
-
9
9
17
Muhamad Attar Rizwan
9
1
-
9
9
18
Muhammad Dihya A
8
2
-
8
8
19
Muhamad Fathin R
9
1
-
9
9
20
Muhamad Kenzie J.S
9
1
-
9
9
21
Muhamad Qary Dzaki
8
2
-
8
8
22
Muhamad Rasya Surya
10
-
-
10
10
23
Naira Putri Dorzhi
8
2
-
8
8
24
Najwa Fazila Yosnadi
8
2
-
8
8
25
Namira Shayla Amanda
8
2
-
8
8
26
Nufaisa Azzahra
10
-
-
10
10
27
Panji Bramantyo H
8
2
-
8
8
28
Raditya Maisan Aji R
9
1
-
9
9
29
Rifat Attar Magani
7
3
-
7
7
30
Shafira Attiqah Z
9
1
-
9
9
31
Syifano Ariba Rahman
10
-
-
10
10
32
Tabitha Puri W
7
3
-
7
7
33
Vyrda Mahesa Rapain
9
1
-
9
9
34
Whisnu Agung Saputra
8
2
-
8
8
35
Wirabuana Faiz Adrian
8
2
-
8
8
Sumber : Hasil skor uji instrumen yang diambil dari responden yang tidak berkaitan dengan kelas yang diteliti yang disebar pada tanggal 17 Januari 2017, adapun responden tersebut adalah murid kelas 2B Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan.
Berdasarkan data tabel di atas dapat diketahui, bahwa hasil perolehan uji skor instrumen soal yang didapatkan oleh murid kelas 2C bervariasi dan beraneka macam, dari 35 orang murid yang mengerjakan soal uji instrumen, terdapat 8 orang murid yang jawabannya betul semua.
a.
Reliabilitas Tes
Dengan menggunakan software Anates versi 4.0 pada menu reliabilitas, diperoleh hasil data seperti yang terdapat dalam tabel di bawah ini :
Tabel - 3
Reliabilitas Soal dalam Uji Instrumen Soal Prasiklus
No
Nama Siswa
Skor Ganjil
Skor Genap
Skor Total
1
Adly Pratama Nur H
5
4
9
2
Aldilla Ayako Rorowulan
4
4
8
3
Aurelia Rahma Trisha
4
5
9
4
Aurell Khalif
2
3
5
5
Btari Kiara Aquiko
5
5
10
6
Calista Winny Sephira
4
5
9
7
Daffi Marulli Silalahi
5
5
10
8
Denza Shauma Diva
4
3
7
9
Fikri Ahmad Al Farabi
5
5
10
10
Fitriza Kirana
4
5
9
11
Kamilah Qanita Faras
3
4
7
12
Kenzie Prayoga W
5
5
10
13
Keysha Afna Widyananda
5
5
10
14
Khaira Syauqia Najmi
4
5
9
15
Mazaya Mufli Al Qulda
4
4
8
16
Muhamad Abiyu B.A
4
5
9
17
Muhamad Attar Rizwan
4
5
9
18
Muhammad Dihya A
4
4
8
19
Muhamad Fathin R
5
4
9
20
Muhamad Kenzie J.S
5
4
9
21
Muhamad Qary Dzaki
4
4
8
22
Muhamad Rasya Surya
5
5
10
23
Naira Putri Dorzhi
4
4
8
24
Najwa Fazila Yosnadi
4
4
8
25
Namira Shayla Amanda
4
4
8
26
Nufaisa Azzahra
5
5
10
27
Panji Bramantyo H
4
4
8
28
Raditya Maisan Aji R
4
5
9
29
Rifat Attar Magani
4
3
7
30
Shafira Attiqah Z
4
5
9
31
Syifano Ariba Rahman
5
5
10
32
Tabitha Puri W
3
4
7
33
Vyrda Mahesa Rapain
4
5
9
34
Whisnu Agung Saputra
4
4
8
35
Wirabuana Faiz Adrian
4
4
8
Hasil Olah Data :
No
Instrumen
Hasil
1.
Rata- rata
8,60
4.
Reliabilitas Tes
0,65
Sumber : Hasil skor uji reliabilitas soal yang diambil dari responden yang tidak berkaitan dengan kelas yang diteliti yang disebar pada tanggal 17 Januari 2017, adapun responden tersebut adalah murid kelas 2B Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan.
Dari pengolahan data menggunakan software anates di atas diperoleh hasil data rata- rata sebesar 8.60, dan reliabilitas tes sebesar 0,65. Berdasarkan data di atas, dapat dilihat bahwa realibilitas tes sebesar 0,65. Hal tersebut menunjukkan bahwa soal- soal yang berjumlah 10 soal yang akan dijadikan tes dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) tersebut dapat dinyatakan reliabel dalam skala kuat.
Hal tersebut sesuai dengan yang peneliti kutip dari internet dengan link di samping ini http://www.slideshare.net/nurlailiakt/tugas-akhir-evaluasi-pendidikan yang diakses pada hari Selasa 17 Januari 2017. Bahwa penentuan data dapat dinyatakan reliabel kuat atau rendah apabila sesuai dengan kriterian reliabilitas di bawah ini ;
1.
0,40 – 0,599
: Skala Sedang
2.
0,60 – 0,799
: Skala Kuat
3.
0, 80 – 1,00
: Skala Sangat Kuat
Sehingga pada akhirnya dapat dikatakan bahwa butir- butir soal yang akan diujikan dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) termasuk dalam reliabel skala kuat yang dapat dijadikan instrumen dalam melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
b.
Validitas Tes
Uji validitas tes dapat diukur dengan melihat korelasi skor butir soal (soal item) dengan skor total. Adapun data hasil olahan korelasi dan signifikansi tiap butir soal dengan menggunakan software anates dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Tabel - 4
Validitas Tes dalam Uji Instrumen Soal Prasiklus
No Butir
Korelasi
Signifikansi
1
NAN
NAN
2
0.199
-
3
0.473
-
4
0.354
-
5
NAN
NAN
6
0.630
Signifikan
7
0.650
Signifikan
8
NAN
NAN
9
0.364
-
10
0.328
-
Sumber : Hasil skor uji validitas soal yang diambil dari responden yang tidak berkaitan dengan kelas yang diteliti yang disebar pada tanggal 17 Januari 2017, adapun responden tersebut adalah murid kelas 2B Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan.
Sementara untuk menentukan validitas tiap butir soal, hasil dari olahan menggunakan software disesuaikan dengan tabel batas signifikansi koefisien korelasi. Adapun tabel batas signifikansi koefisien korelasi dapat di lihat pada tabel di bawah ini :
Tabel - 5
Validitas Butir Soal
df (N-2)
P = 0.05
10
0.576
Sumber : Batas signifikansi koefisien korelasi yang diakses dari http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PSIKOLOGI_PEND_DAN_BIMBINGAN/195911301987031-YAYA_SUNARYA/BAHAN_EVALUASI ASESMEN/ANALISIS.pdf pada tanggal 17 Januari 2017.
Taraf signifikansi tiap butir soal dapat diukur berdasarkan data tabel di atas. Jumlah butir soal sebanyak 10 soal, sehingga penghitungannya adalah sebagai berikut :
n
= 10
df
= (N – 2)
= (10 – 2)
= 8
Maka df
= 0.576
Berdasarkan hasil analisis dengan mencocokkkan batas signifikansi koefisien, maka didapat nilai untuk butir soal item nomor 1,2,4,5,8,9,dan 10 kurang dari 0,576. Sementara butir soal item nomor 6 dan 7 lebih dari 0,576. Maka dapat disimpulkan bahwa soal item nomor 1,2,4,5,8,9,dan 10 dinyatakan tidak valid dan harus dikeluarkan dan diperbaiki. Sementara untuk butir soal item nomor 6 dan 7 dapat dinyatakan valid dan tidak perlu dikeluarkan dan diperbaiki.
c.
Tingkat Kesukaran
Tingkat kesukaran soal dapat diukur dengan melihat prosentase besarnya tingkat kesukaran soal. Adapun data hasil olahan tingkat kesukaran soal yang dilakukan dengan menggunakan software anates dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Tabel - 6
Tingkat kesukaran dalam Uji Instrumen Soal Prasiklus
No Soal
Jumlah Betul
Tingkat Kesukaran %
Tafsiran
1
35
100.00
Sangat mudah
2
34
97.14
Sangat mudah
3
30
85.71
Sangat mudah
4
32
91.43
Sangat mudah
5
35
100.00
Sangat mudah
6
33
85.71
Sangat mudah
7
18
37.14
Sedang
8
35
100.00
Sangat mudah
9
34
97.14
Sangat mudah
10
23
65.71
Sedang
Sumber : Hasil uji tingkat kesukaran soal yang diambil dari responden yang tidak berkaitan dengan kelas yang diteliti yang disebar pada tanggal 17 Januari 2017, adapun responden tersebut adalah murid kelas 2B Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan.
Untuk menghitung tingkat kesukaran dengan menggunakan software anates, menurut Suherman, sebagaimana peneliti kutip dari internet adalah menggunakan kategori sebagaimana terdapat pada tabel di bawah ini :
Tabel - 7
Nilai Indeks kesukaran dalam Uji Instrumen Soal Prasiklus
Nilai Indeks kesukaran
Interpretasi
Lk = 0.00
0.00 < Lk ≤ 0.30
0.30 < Lk ≤ 0.70
0.70 < Lk ≤ 0.80
Lk = 1.00
Terlalu sukar
Sukar
Sedang
Mudah
Sangat mudah
Sumber : Nilai indeks kesukaran soal yang yang diakses http:// www.slideshare.net/ justiananoningratt/ laporan- pengujian- kualitas- butir- soal diakses pada hari Selasa 17 Januari 2017 pukul 15.00
Berdasarkan data hasil olahan tingkat kesukaran soal dengan menggunakan software anates pada tabel di atas, ditemukan bahwa item soal nomor 1- 6 tingkat kesukarannya sangat mudah, item soal nomor 7 tingkat kesukarannya sedang, item soal nomor 8- 9 tingkat kesukarannya sangat mudah, sementara item soal nomor 10 tingkat kesukarannya berada dalam posisi sedang.
d.
Kualitas Pengecoh
Analisis pengecoh/ option diperlukan hanya pada tes bentuk pilihan ganda dimana murid harus memilih satu dari beberapa alternatif jawaban. Tiap pengecoh hendaknya bermanfaat yakni ada sejumlah murid yang memilihnya. Pengecoh yang tidak dipilih sama sekali berarti tidak bermanfaat, sedang pengecoh yang dipilih oleh hampir semua murid berarti terlalu mirip dengan jawaban yang benar.
Adapun data hasil olahan kualitas pengecoh dengan menggunakan software anates dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Tabel - 8
Kualitas Pengecoh dalam Uji Instrumen Soal Prasiklus
No Soal
a
b
c
*
1
35**
0
0
0
2
1--
34**
0--
0
3
0--
5--
30**
0
4
32**
1+
2+
0
5
0
0
35**
0
6
0
30**
0--
0
7
13**
8+
14+
0
8
0
0
35**
0
9
1--
0--
34**
0
10
9+
3-
23**
0
Sumber : Nilai indeks kesukaran soal yang yang diakses http://www.slideshare.net/justiananoningratt/laporan-pengujian-kualitas-butir-soal diakses pada hari Selasa 17 Januari 2017 pukul 15.00
Berdasarkan data hasil olahan kualitas pengecoh dengan menggunakan software anates seperti pada tabel di atas, ditemukan bahwa item soal nomor 2 dengan opsi pengecoh a dan c dinyatakan buruk, item soal nomor 3 dengan opsi pengecoh a dan b dinyatakan buruk, item soal nomor 4 dengan opsi pengecoh b dan c dinyatakan baik, item soal nomor 6 dengan opsi pengecoh a dan c dinyatakan buruk, item soal nomor 7 dengan opsi pengecoh b dan c dinyatakan baik, item soal nomor 9 dengan opsi pengecoh a dan b dinyatakan buruk, sementara untuk item soal nomor 10 dengan opsi pengecoh a dan b dinyatakan baik.
2.
Hasil olah data keaktifan murid dan hasil belajar murid prasiklus
a.
Hasil olah data keaktifan murid prasiklus
Data observasi keaktifan murid sebelum dilakukan tindakan yang dilakukan ketika peneliti mengajar di kelas 2C tertanggal 9 Januari- 23 Januari 2017 ditemukan hasil seperti pada tabel di bawah ini :
Tabel - 9
Lembar observasi keaktifan murid prasiklus
No
Nama
Keaktifan belajar murid meliputi : perhatian, keberanian dan kerjasama
Skor per Murid
Sangat baik
5
Baik
4
Cukup baik
3
Kurang baik
2
Sangat kurang baik
1
1.
Adam Maheswa
√
60 %
2.
Adrina Wiralisty
√
20 %
3.
Aira Anindya J
√
40 %
4.
Aliadiere A. P
√
40 %
5.
Alp Arslan B. J
√
20 %
6.
Amira N. P
√
20 %
7.
Athalea K. A
√
20 %
8.
Azka S. R
√
20 %
9.
Bridget Kirana
√
40 %
10.
Calista Noor A
√
20 %
11.
Caressa Zea H
√
20 %
12.
Elfachri Abrar H
√
20 %
13.
Farhan Ataya A
√
40 %
14.
Faza Rizky T
√
20 %
15.
Fidel Gianarvi A
√
40 %
16.
Firas Arsenio J
√
20 %
17.
Keisha Atana F
√
20 %
18.
Kinantan A. W
√
20 %
19.
Maulana Wildan
√
20 %
20.
Muhammad A.A
√
40 %
21.
M. Ahnaf F
√
40 %
22.
M. Fatih
√
20 %
23.
M. Marriq A
√
40 %
24.
M. Verrel A
√
20 %
25.
Nadirah Safa A
√
40 %
26.
Nadiva Nisrina
√
40 %
27.
Nayaka A.H
√
60 %
28.
Prameswari M.S
√
40 %
29.
Qhaezar FR
√
60 %
30.
Raihan Aji N
√
20 %
31.
Razan Raqilla F
√
20 %
32.
Sayyidah K.N
√
40 %
33.
St. Balqis El H
√
20 %
34.
Taksaka Nayori
√
20 %
35.
Zoia Nazeema R
√
40 %
Hasil olah data :
No
Item
Jumlah
1.
Jumlah
1080
2.
Rata- rata
31 %
3.
Nilai maksimal
60 %
4.
Nilai minimal
20 %
5.
Nilai median
20 %
6.
Nilai modus
20 %
Sumber : Data hasil observasi keaktifan murid prasiklus yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan ketika mengajar Bab 7 dari tanggal 9 Januari- 20 Januari 2017.
Berdasarkan tabel di atas, hasil observasi keaktifan murid kelas 2C ketika belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum pada prasiklus menunjukkan, bahwa tingkat keaktifan semua murid kelas 2C ketika belajar, apabila dirata- ratakan ditemukan hasil 31 %. Dan apabila hasil tersebut di sesuaikan dengan kriteria keaktifan murid yang terdapat di dalam bab III maka hasil tersebut berada pada tingkat 0 % - 39 %, ini berarti bahwa keaktifan murid kelas 2C ketika belajar pada prasiklus masih sangat kurang baik.
Rangkuman penyajian data pada keaktifan murid ketika belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum prasiklus dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi di bawah ini :
Tabel - 10
Distribusi frekuensi keaktifan murid prasiklus
No
Skor
Frekuensi
Prosentase Ketuntasan
1.
100
-
0 %
2.
80
-
0 %
3.
60
3
8,57 %
4.
40
13
37,15 %
5.
20
19
54,28 %
Jumlah
35
100 %
Sumber : Tabel distribusi frekuensi keaktifan murid prasiklus kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang diolah pada Tanggal 20 Januari di 2017
Berdasarkan data tabel di atas, sebagian besar murid masih mendapatkan skor keaktifan belajar antara 20 - 60, adapun murid yang keaktifan belajarnya sangat baik berjumlah 0 Orang, yang keaktifan belajarnya baik berjumlah 0 orang, yang keaktifan belajarnya cukup baik berjumlah 3 orang (8,57%), yang keaktifan belajarnya kurang baik berjumlah 13 orang (37,15%), dan yang keaktifan belajarnya sangat kurang baik berjumlah 19 orang (54,28%). Dan jika digambarkan ke dalam bentuk diagram, maka keaktifan belajar murid akan terlihat seperti pada diagram batang di bawah ini :
Diagram - 1
Rekapitulasi keaktifan murid prasiklus
Sumber: Data hasil observasi prasiklus peneliti dalam bentuk diagram batang yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan ketika mengajar Bab 7 dari tanggal 9 Januari- 20 Januari 2017.
b.
Hasil olah data hasil belajar murid prasiklus
Penilaian hasil belajar murid prasiklus pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi adab makan dan minum dilaksanakan pada hari Jum’at Tanggal 20 Januari 2017 pukul 07.30 – 08.10 wib. Adapun pelaksanaan penilaian hasil belajar murid prasiklus dapat dilihat seperti pada gambar di bawah ini :
Gambar - 12
Pelaksanaan penilaian hasil belajar murid prasiklus
Sumber : Foto pelaksanaan penilaian hasil belajar murid prasiklus atau pratindakan yang dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2017, adapun responden tersebut adalah murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan Jakarta Barat.
Penilaian hasil belajar prasiklus soalnya terdiri dari 10 soal pilihan ganda, 5 soal isian, dan 5 soal uraian. Soal pilihan ganda apabila jawabannya betul maka dikalikan 1, soal isian apabila jawabannya betul maka dikalikan 2, dan soal uraian apabila jawabannya betul maka dikalikan 3, dengan demikian skor total untuk penilaian hasil belajar murid pada prasiklus bobotnya sebanyak 35. Adapun dalam pemberian skor akhir peneliti menggunakan skor penilaian sebagaimana yang terdapat pada tabel di bawah ini :
Tabel – 11
Skor penilaian hasil belajar murid prasiklus
SKOR PENILAIAN HASIL BELAJAR MURID
DENGAN BOBOT 35
Jika Salah
Jika Betul
Nilai Akhir
Pembulatan
1
34
9,71
97
2
33
9,43
94
3
32
9,14
91
4
31
8,86
89
5
30
8,57
86
6
29
8,29
83
7
28
8,00
80
8
27
7,71
78
9
26
7,43
74
10
25
7,14
71
11
24
6,86
69
12
23
6,57
66
13
22
6,29
63
14
21
6,00
60
15
20
5,71
57
Sumber : Skor penilaian yang digunakan oleh guru- guru Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan baik ketika penilaian harian, penilaian tengah semester maupun penilaian akhir semester.
Sementara itu data hasil belajar murid prasiklus pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi adab makan dan minum yang dilaksanakan pada hari Jum’at Tanggal 20 Januari 2017 pukul 07.30 – 08.10 dapat di lihat pada tabel di bawah ini :
Tabel - 12
Perolehan nilai hasil belajar murid prasiklus
NO
NAMA SISWA
KKM
Penilaian
Keterangan
Prasiklus
1
Adam Maheswara Samoen
70
80
Tuntas
2
Adrina Wiralisty
70
60
Tidak tuntas
3
Aira Anindya Jasmine
70
65
Tidak tuntas
4
Aliadiere Amanta Pasaribu
70
71
Tuntas
5
Alp Arslan Bintang Jumadil A
70
48
Tidak tuntas
6
Amira Nashita Adistia
70
80
Tuntas
7
Athalea Kirani Afianto
70
71
Tuntas
8
Azka Syahirah Rahmat
70
77
Tuntas
9
Bridget Kirana Adisworo
70
91
Tuntas
10
Calista Noor Alya
70
71
Tuntas
11
Caressa Zea Hendarin
70
71
Tuntas
12
Elfachri Abrar Hendiansyah
70
71
Tuntas
13
Farhan Ataya Adisantoso
70
88
Tuntas
14
Faza Rizky Tamma Siregar
70
63
Tidak tuntas
15
Fidel Gianarvi Aziz
70
65
Tidak tuntas
16
Firas Arsenio Jermal Ginting
70
68
Tidak Tuntas
17
Keisha Atana Fatihah
70
80
Tuntas
18
Kinantan Ameira Wibowo
70
91
Tuntas
19
Maulana Wildan Yusuf
70
48
Tidak tuntas
20
Muhammad Akhtar Abi
70
65
Tidak tuntas
21
Muhammad Ahnaf Fauzan
70
80
Tuntas
22
Muhammad Fatih Helmi A
70
60
Tidak tuntas
23
Muhammad Marriq Akhtar
70
71
Tuntas
24
Muhammad Verrel Athaya G
70
77
Tuntas
25
Nadirah Safa Az Zahra
70
80
Tuntas
26
Nadiva Nisrina Kamila
70
71
Tuntas
27
Nayaka Aryasatya Herryadi
70
74
Tuntas
28
Prameswari Monica Sye'di
70
63
Tidak tuntas
29
Qhaezar Farrazatha Ramadhan
70
71
Tuntas
30
Raihan Aji Nugroho
70
51
Tidak tuntas
31
Razan Raqilla Fitriardi
70
54
Tidak tuntas
32
Sayyidah Khodijah Nasution
70
68
Tidak tuntas
33
St. Balqis El Humaira
70
66
Tidak tuntas
34
Taksaka Nayori
70
48
Tuntas
35
Zoia Nazeema Rizal
70
71
Tuntas
Hasil olah data :
No
Item
Jumlah
1.
Jumlah
2429
2.
Rata- rata
69,4
3.
Nilai maksimal
91
4.
Nilai minimal
48
5.
Nilai median
71
6.
Nilai modus
71
Sumber : Nilai hasil hitung penilaian hasil belajar murid prasiklus yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan pada Hari Jumat Tanggal 20 Januari 2017 pukul 07.00 – 08.00.
Penilaian hasil belajar murid kelas 2C secara keseluruhan pada prasiklus menunjukkan bahwa jumlah nilai hasil belajar murid kelas 2C berjumlah 2429 dengan nilai rata- rata sebesar 69,4, dimana masih terdapat 14 orang murid yang masih memeroleh nilai di bawah KKM. Artinya masih ada 37 % orang murid yang nilainya masih berada di bawah KKM dan dianggap belajarnya belum tuntas. Sementara murid yang nilai hasil belajarnya di atas KKM, berjumlah 21 orang murid, artinya sudah terdapat 63 % orang murid yang nilainya sudah berada di atas KKM dan dianggap belajarnya sudah tuntas.
Dan jika digambarkan ke dalam bentuk diagram batang, maka akan terlihat seperti gambar diagram di bawah ini :
Diagram - 2
Prosentase murid yang nilainya masih di bawah KKM
Sumber : Rekapitulasi hasil belajar murid prasiklus yang dilakukan di kelas 2C Sekoklah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan pada Hari Jumat Tanggal 20 Januari 2017 pukul 07.00 – 08.00.
Dari diagram batang di atas dapat dijelaskan, bahwa murid yang hasil belajarnya di bawah KKM, hampir seimbang dengan murid yang hasil belajarnya di atas KKM, di mana murid yang hasil belajarnya di bawah KKM berjumlah 14 orang murid (37 %), sementara murid yang hasil belajarnya sudah di atas KKM berjumlah 21 orang murid (63 %).
Rangkuman penyajian data pada hasil belajar murid pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum prasiklus dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi di bawah ini :
Tabel - 13
Distribusi frekuensi hasil belajar murid prasiklus
No
Rentang Nilai
Frekuensi
Prosentase Ketuntasan
1.
90 - 100
2
5,71 %
2.
80 - 89
6
17,14 %
3.
70 - 79
12
34,28 %
4.
60 - 69
10
28,57 %
5.
50 - 59
2
5,71 %
6.
40 - 49
3
8,57 %
7.
30 - 39
-
0 %
8.
20 - 29
-
0 %
9.
10 - 19
-
0 %
10.
0 - 9
-
0 %
Jumlah
35
100 %
Sumber : Tabel distribusi frekuensi hasil belajar murid prasiklus kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang diolah pada Tanggal 27 Januari 2017.
Berdasarkan data tabel di atas, murid yang mendapatkan nilai hasil belajar antara 40 – 49 sebanyak 3 orang (8,57 %), 50 – 59 sebanyak 2 orang (5,71%), 60 – 69 sebanyak 10 orang (28,57 %), 70 – 79 sebanyak 12 orang (34,28 %), 80 – 89 sebanyak 6 orang (17,14 %), dan nilai 90 – 100 sebanyak 2 orang (5,71 %). Dan jika disajikan dalam bentuk diagram lingkaran makan akan tampak seperti pada ddiagram di bawah ini :
Diagram - 3
Prosentase perolehan nilai hasil belajar murid prasiklus
Sumber : Prosentase nilai hasil belajar murid prasiklus yang dilakukan di kelas 2C Sekoklah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan pada Hari Jumat Tanggal 20 Januari 2017 pukul 07.00 – 08.00.
Dari diagram di atas dapat dijelaskan, bahwa prosentase nilai hasil belajar murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan didominasi oleh murid dengan nilai antara 70 – 79 dan 60 – 69, artinya ternyata masih banyak murid yang nilainya masih di bawah KKM.
B.
Diskripsi Hasil Siklus 1
1.
Perencanaan Tindakan siklus 1
Siklus 1 yang dilakukan oleh peneliti dilakukan sebanyak 2 kali pertemuan. Adapun pelaksanaan siklus 1 pertemuan 1 dimulai pada Hari Selasa Tanggal 31 Januari 2017, dan dilanjutkan pada siklus 1 pertemuan 2 yaitu pada Hari Rabu Tanggal 1 Februari 2017. Pertemuan pertama berlangsung selama satu jam pelajaran (1 x 30 menit) dan pertemua kedua berlangsung selama 2 jam pelajaran (2 x 30 menit). Kegiatan pembelajaran pada siklus 1 pertemuan 1 dan pertemuan 2 diikuti oleh seluruh murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan Jakarta Barat yang berjumlah 35 murid. Adapun Kompetensi Dasar (KD) yang diajarkan adalah menyebutkan adab makan dan minum.
Dalam perencanaan tindakan ini, peneliti menyusun beberapa rencana untuk melaksankan tindakan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :
a.
Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
b.
Menyusun lembar observasi murid
c.
Menyusun lembar observasi guru
d.
Menyusun soal tes kemampuan awal yang di berikan sebelum siklus dan evaluasi yang di berikan setiap akhir siklus.
2.
Pelaksanaan Tindakan siklus 1
Pelaksanaan tindakan siklus 1 terdiri dari 2 pertemuan, kegiatan pembelajaran pada siklus 1 pertemuan 1 dilaksanakan pada Hari Selasa Tanggal 31 Januari 2017 dan dilakukan sesuai dengan langkah- langkah yang terdapat dalam Rencana Pelaksanaa pembelajaran (RPP) di bawah ini :
Pertemuan 1
a.
Pendahulan :
1)
Mengajak semua murid berdo’a
2)
Melakukan komunikasi tentang kehadiran murid
3)
Motivasi dan apersepsi dengan mengajak semua murid menyanyi “ayo semangat belajar”
4)
Meminta informasi dari murid mengenai kegiatan piket yang telah dilaksanakan pada pagi hari dan bertanya tentang hubungan antara kebersihan kelas dengan kenyamanan kegiatan pembelajaran.
5)
Menginformasikan indikator dan tujuan yang akan dibelajarkan yaitu tentang “adab makan dan minum”
b.
Kegiatan Inti :
1)
Murid diperlihatkan alat peraga yang berkaitan dengan peralatan makan yaitu piring dan sendok
2)
Murid diintruksikan untuk membuat pertanyaan sebanyak- banyaknya terkait dengan alat peraga yang dibawa oleh guru
3)
Murid mendengarkan cerita singkat tentang cara makan dan minum yang salah (ada seorang anak yang makan sambil ngobrol dengan temannya kemudian tiba- tiba anak tersebut tersedak sampai batuk- batuk )
4)
Berikutnya murid menyaksikan gambar dan video tentang seorang anak yang sedang makan.
5)
Melalui pengamatan gambar murid diminta untuk membandingkan cara makan dan minum yang salah dengan cara makan dan minum yang benar
6)
Murid diberikan tugas untuk membaca teks tentang adab makan dan minum yang sudah disusun oleh guru di media power point yang ditayangkan di papan tulis. (membaca, mendengar). Diawali dengan memberi contoh cara membaca teks: jedanya, lafalnya, tanda bacanya, dan kata- kata yang dibaca semua murid menirukan cara membaca dengan benar
7)
Selanjutnya menugaskan murid secara bergantian untuk membaca teks
8)
Bertanya jawab tentang adab makan dan minum
9)
Mendorong keberanian murid dalam menjawab dan sikap murid dalam memberikan klarifikasi tentang benar dan tidaknya jawaban
c.
Penutup :
1)
Bersama-sama murid membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar selama sehari
2)
Melakukan penilaian hasil belajar
3)
Mengajak semua murid berdo’a menurut agama dan keyakinan masing- masing (untuk mengawali kegiatan pembelajaran).
4)
Mengamati sikap murid dalam berdo’a (sikap duduknya, cara membacanya, cara melafalkannya dsb)
5)
Apabila ada murid yang kurang benar dan kurang sempurna dalam berdo’a, maka setelah selesai kegiatan berdo’a, langsung diberi nasehat agar besok kalau berdoa lebih disempurnakan
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada siklus 1 pertemuan 2 dilaksanakan pada Hari Rabu Tanggal 1 Februari 2017 dan dilakukan sesuai dengan langkah- langkah yang terdapat dalam Rencana Pelaksanaa pembelajaran (RPP) di bawah ini :
Pertemuan 2
a.
Pendahuluan :
1)
Mengajak semua murid berdo’a (untuk mengawali kegiatan pembelajaran)
2)
Melakukan komunikasi tentang kehadiran murid
3)
Motivasi dan apersepsi dengan mengajak semua murid menyanyi “doa sebelum makan”
4)
Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang syair lagu, mengapa harus berdo’a sebelum makan.
5)
Meminta informasi dari murid mengenai kegiatan piket yang telah dilaksanakan pada pagi hari dan bertanya tentang hubungan antara kebersihan kelas dengan kenyamanan kegiatan pembelajaran.
6)
Menginformasikan indikator dan tujuan yang akan dibelajarkan yaitu tentang “adab makan dan minum”
b.
Kegiatan inti :
1)
Murid diperlihatkan alat peraga yaitu beberapa contoh makanan siap makan yang nanti akan dipakai untuk praktek makan (guru membawa roti dan segelas minuman)
2)
Salah satu murid ditunjuk untuk mempraktikkan cara makan yang benar menurut sunah nabi sesuai dengan yang diajarkan pada pertemuan pertama sebelumnya
3)
Murid yang lain menilai cara makan yang dilakukan oleh salah satu murid sudah betul apa belum
4)
Murid diberikan klarifikasi cara makan dan minum yang betul oleh guru
5)
Murid dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu kelompok muslim (laki- laki) dan kelompok muslimah (perempuan)
6)
Salah satu murid dipilih oleh guru untuk menjadi juru bicara dari kelompoknya dan siap diajak bermain game berbentuk quiz team : who wants to be a millionare
7)
Masing- masing juru bicara diminta untuk mengidentifikasi soal dan bermusyawarah dengan anggotanya untuk bersama- sama menjawab soal yang tersaji di quiz who wants to be a millionare tersebut
8)
Selanjutnya juru bicara yang ditunjuk diminta untuk memberikan jawaban dari hasil musyawarahnya kepada guru
9)
Kelompok yang terlebih dahulu menyelesaikan pertanyaan sebanyak 15 soal tanpa ada yang salah maka dianggap menjadi pemenangnya
c.
Penutup :
1)
Bersama-sama murid membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar selama sehari
2)
Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk mengetahui hasil ketercapaian materi)
3)
Melakukan penilaian hasil belajar
4)
Mengajak semua murid berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengawali kegiatan pembelajaran).
5)
Mengamati sikap murid dalam berdo’a (sikap duduknya, cara membacanya, cara melafalkannya dsb)
6)
Apabila ada murid yang kurang benar dan kurang sempurna dalam berdo’a, maka setelah selesai kegiatan berdo’a, langsung diberi nasehat agar besok kalau berdoa lebih disempurnakan
3.
Data Hasil Observasi siklus 1
a.
Data observasi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 1
Pelaksanaan pengamatan keaktifan murid pada siklus 1 pertemuan 1, dilakukan pada Hari Selasa Tanggal 31 Januari 2017 di mana pengamatannya dibantu oleh tim kolabolator yaitu Bu Maesaroh, M. Pd, Bu Nurlaila, S. Pd. I, dan yang menjadi dokumentator adalah Bu Noviasari, S. Pd., adapun pelaksanaannya dapat dilihat pada gambar di bawah ini :
Gambar - 13
Pelaksanaan pembelajaran siklus 1 pertemuan 1
Sumber : Foto pelaksanaan pembelajaran siklus 1 pertemuan 1 yang dilaksanakan pada Hari Selasa Tanggal 31 Januari 2017, di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan Jakarta Barat
Adapun penyajian data pengolahan hasil pengamatan keaktifan murid pada siklus 1 pertemuan 1, yang dilakukan pada Hari Selasa Tanggal 31 Januari 2017 dapat dilihat seperti pada tabel di bawah ini :
Tabel - 14
Lembar observasi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 1
No
Nama
Keaktifan belajar murid meliputi : perhatian, keberanian dan kerjasama
Skor per Murid
Sangat baik
5
Baik
4
Cukup baik
3
Kurang baik
2
Sangat kurang baik
1
1.
Adam Maheswa
√
60 %
2.
Adrina Wiralisty
√
20 %
3.
Aira Anindya J
√
20 %
4.
Aliadiere A. P
√
20 %
5.
Alp Arslan B. J
√
40 %
6.
Amira N. P
√
40 %
7.
Athalea K. A
√
40 %
8.
Azka S. R
√
20 %
9.
Bridget Kirana
√
20 %
10.
Calista Noor A
√
20 %
11.
Caressa Zea H
√
40 %
12.
Elfachri Abrar H
√
40 %
13.
Farhan Ataya A
√
40 %
14.
Faza Rizky T
√
40 %
15.
Fidel Gianarvi A
√
20 %
16.
Firas Arsenio J
√
60 %
17.
Keisha Atana F
√
60 %
18.
Kinantan A. W
√
40 %
19.
Maulana Wildan
√
20 %
20.
Muhammad A.A
√
40 %
21.
M. Ahnaf F
√
20 %
22.
M. Fatih
√
20 %
23.
M. Marriq A
√
20 %
24.
M. Verrel A
√
20 %
25.
Nadirah Safa A
√
40 %
26.
Nadiva Nisrina
√
40 %
27.
Nayaka A.H
√
60 %
28.
Prameswari M.S
√
40 %
29.
Qhaezar FR
√
60 %
30.
Raihan Aji N
√
40 %
31.
Razan Raqilla F
√
20 %
32.
Sayyidah K.N
√
40 %
33.
St. Balqis El H
√
20 %
34.
Taksaka Nayori
√
60 %
35.
Zoia Nazeema R
√
60 %
Hasil olah data :
No
Item
Jumlah
1.
Jumlah
1260 %
2.
Rata- rata
36 %
3.
Nilai maksimal
60 %
4.
Nilai minimal
20 %
5.
Nilai median
30 %
6.
Nilai modus
20&40
Sumber: Data hasil observasi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 1 yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang dilaksanakan pada Hari Selasa Tanggal 31 Januari 2017.
Berdasarkan hasil olah data sebagaimana pada tabel di atas, observasi yang dilakukan peneliti kepada murid kelas 2C ketika belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum pada siklus 1 pertemuan 1 menunjukkan, bahwa tingkat keaktifan murid kelas 2C secara keseluruhan ketika belajar, mendapatkan nilai rata- rata sebesar 36 %. Dan apabila hasil tersebut di sesuaikan dengan kriteria keaktifan murid yang terdapat di dalam bab III maka hasil tersebut berada pada tingkat 0 % - 39 %, ini berarti keaktifan belajar murid kelas 2C secara keseluruhan ketika belajar pada siklus 1 pertemuan 1 berada pada posisi sangat kurang baik.
Rangkuman penyajian data pada keaktifan murid ketika belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum pada siklus 1 pertemuan 1 dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi di bawah ini :
Tabel - 15
Distribusi frekuensi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 1
No
Skor
Frekuensi
Prosentase Ketuntasan
1.
100
-
0 %
2.
80
-
0 %
3.
60
7
20 %
4.
40
14
40 %
5.
20
14
40 %
Jumlah
35
100 %
Sumber : Tabel distribusi frekuensi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 1 kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang diolah pada Tanggal 31 Januari di 2017
Berdasarkan data tabel di atas, sebagian besar murid masih mendapatkan skor keaktifan belajar antara 20 - 60, adapun murid yang keaktifan belajarnya sangat baik berjumlah 0 Orang, yang keaktifan belajarnya baik berjumlah 0 orang, yang keaktifan belajarnya cukup baik berjumlah 7 orang (20%), yang keaktifan belajarnya kurang baik berjumlah 14 orang (40%), dan yang keaktifan belajarnya sangat kurang baik berjumlah 14 orang (40%). Dan jika digambarkan ke dalam bentuk diagram, maka keaktifan belajar murid akan terlihat seperti pada diagram di bawah ini :
Diagram - 4
Rekapitulasi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 1
Sumber: Data hasil observasi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 1 yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang dilaksanakan pada hari Selasa Tanggal 31 Januari.
Berdasarkan rekapitulasi keaktifan murid yang terdapat pada diagram batang di atas detemukan, bahwa keaktifan murid masih berada di posisi cukup baik, kurang baik dan bahkan sangat kurang baik, dan tidak ada satupun murid yang keaktifan belajarnya berada di posisi baik atau sangat baik.
Dan pada akhirnya, keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare pada siklus 1 pertemuan 1 ini menunjukkan adanya peningkatan, dimana keaktifan murid sebelum dilakukan tindakan berada pada kategori sangat kurang baik dengan prosentase sebesar 31 %. Sedangkan data setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 pertemuan 1, meskipun kategorinya masih sama- sama sangat kurang baik, tetapi ada peningkatan pada nilai prosentasenya yaitu sebesar 36 %.
b.
Data observasi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 2
Pelaksanaan pengamatan keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare pada siklus 1 pertemuan 2 dilakukan pada Hari Rabu Tanggal 1 Februari 2017 dimana pengamatannya dibantu oleh tim kolabolator yaitu Bu Maesaroh, M. Pd, Bu Nurlaila, S. Pd. I, dan yang menjadi dokumentator adalah Bu Noviasari, S. Pd. dapat di lihat seperti pada gambar di bawah ini :
Gambar - 14
Pelaksanaan pembelajaran siklus 1 pertemuan 2
Sumber : Foto pelaksanaan pembelajaran siklus 1 pertemuan 2 yang dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2017, di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan Jakarta Barat.
Adapun data pengolahan hasil pengamatan keaktifan ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare murid pada siklus 1 pertemuan 2 yang dilakukan pada Hari Rabu Tanggal 1 Februari 2017 dapat di lihat seperti pada tabel di bawah ini :
Tabel - 16
Lembar observasi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 2
No
Nama
Keaktifan belajar murid meliputi : perhatian, keberanian dan kerjasama
Skor per Murid
Sangat baik
5
Baik
4
Cukup baik
3
Kurang baik
2
Sangat kurang baik
1
1.
Adam Maheswa
√
100 %
2.
Adrina Wiralisty
√
80 %
3.
Aira Anindya J
√
80 %
4.
Aliadiere A. P
√
80 %
5.
Alp Arslan B. J
√
100 %
6.
Amira N. P
√
100 %
7.
Athalea K. A
√
100 %
8.
Azka S. R
√
80 %
9.
Bridget Kirana
√
80 %
10.
Calista Noor A
√
80 %
11.
Caressa Zea H
√
100 %
12.
Elfachri Abrar H
√
100 %
13.
Farhan Ataya A
√
100 %
14.
Faza Rizky T
√
80 %
15.
Fidel Gianarvi A
√
100 %
16.
Firas Arsenio J
√
100 %
17.
Keisha Atana F
√
100 %
18.
Kinantan A. W
√
100 %
19.
Maulana Wildan
√
80 %
20.
Muhammad A.A
√
80 %
21.
M. Ahnaf F
√
80 %
22.
M. Fatih
√
60 %
23.
M. Marriq A
√
60 %
24.
M. Verrel A
√
60 %
25.
Nadirah Safa A
√
80 %
26.
Nadiva Nisrina
√
100 %
27.
Nayaka A.H
√
100 %
28.
Prameswari M.S
√
100 %
29.
Qhaezar FR
√
100 %
30.
Raihan Aji N
√
80 %
31.
Razan Raqilla F
√
80 %
32.
Sayyidah K.N
√
100 %
33.
St. Balqis El H
√
60 %
34.
Taksaka Nayori
√
60 %
35.
Zoia Nazeema R
√
100 %
Hasil olah data :
No
Item
Jumlah
1.
Jumlah
3040 %
2.
Rata- rata
87 %
3.
Nilai maksimal
100 %
4.
Nilai minimal
60 %
5.
Nilai median
80 %
6.
Nilai modus
100 %
Sumber: Data hasil observasi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 2 yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang dilaksanakan pada hari Rabu Tanggal 1 Februari 2017.
Berdasarkan hasil olah data sebagaimana pada tabel di atas, observasi yang dilakukan peneliti kepada murid kelas 2C ketika belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum pada siklus 1 pertemuan 2 menunjukkan, bahwa tingkat keaktifan murid kelas 2C ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare, secara keseluruhan ketika belajar mendapatkan nilai rata- rata sebesar 87 %. Dan apabila hasil tersebut di sesuaikan dengan kriteria keaktifan murid yang terdapat di dalam bab III maka hasil tersebut berada pada tingkat 86% - 100%, ini berarti keaktifan murid kelas 2C ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare secara keseluruhan ketika belajar pada siklus 1 pertemuan 2 berada pada posisi sangat baik.
Rangkuman penyajian data pada keaktifan murid ketika belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum pada siklus 1 pertemuan 2 dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi di bawah ini :
Tabel - 17
Distribusi frekuensi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 2
No
Skor
Frekuensi
Prosentase Ketuntasan
1.
100
17
48,57 %
2.
80
13
37,15 %
3.
60
5
14,28 %
4.
40
-
0 %
5.
20
-
0 %
Jumlah
35
100 %
Sumber : Tabel distribusi frekuensi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 2 kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang diolah pada Tanggal 1 Februari 2017.
Berdasarkan data tabel di atas, sebagian besar murid sudah mendapatkan skor keaktifan belajar antara 60 - 100, adapun murid yang keaktifan belajarnya sangat baik berjumlah 17 Orang (48,57%), yang keaktifan belajarnya baik berjumlah 13 orang (37,15%), yang keaktifan belajarnya cukup baik berjumlah 5 orang (14,28%), yang keaktifan belajarnya kurang baik berjumlah 0 orang, dan yang keaktifan belajarnya sangat kurang baik berjumlah 0 oran. Dan jika digambarkan ke dalam bentuk diagram, maka keaktifan belajar murid akan terlihat seperti pada diagram di bawah ini :
Diagram - 5
Rekapitulasi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 2
Sumber: Data hasil observasi keaktifan murid siklus 1 pertemuan 2 yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang dilaksanakan pada Hari Rabu Tanggal 1 Februari 2017.
Berdasarkan rekapitulasi keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare yang terdapat pada diagram batang di atas ditemukan, bahwa keaktifan murid sudah berada di posisi cukup baik, baik dan bahkan sangat baik, dan tidak ada satupun murid yang keaktifan belajarnya berada di posisi kurang baik atau sangat kurang baik.
Dan Pada akhirnya, keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare pada siklus 1 pertemuan 2 ini menunjukkan adanya peningkatan, dimana keaktifan murid pada siklus 1 pertemuan 1 berada pada kategori sangat kurang baik dengan prosentase sebesar 36 %, dan data setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 pertemuan 2, kategorinya menjadi sangat baik dengan nilai prosentase sebesar 87 %.
c.
Data hasil belajar murid siklus 1
Penilaian hasil belajar murid siklus 1, pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi adab makan dan minum dilaksanakan pada Hari Jum’at Tanggal 3 Februari 2017 pukul 07.30 – 08.10 wib. Adapun pelaksanaan penilaian hasil belajar murid siklus 1 dapat dilihat seperti pada gambar di bawah ini :
Gambar - 15
Gambar pelaksanaan tes hasil belajar siklus 1
Sumber : Foto pelaksanaan penilaian hasil belajar siklus 1 yang dilaksanakan pada Hari Jum”at Tanggal 3 Februari 2017, adapun responden tersebut adalah murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan Jakarta Barat.
Penilaian hasil belajar siklus 1 soalnya terdiri dari 10 soal pilihan ganda, 5 soal isian, dan 5 soal uraian. Soal pilihan ganda apabila jawabannya betul maka dikalikan 1, soal isian apabila jawabannya betul maka dikalikan 2, dan soal uraian apabila jawabannya betul maka dikalikan 3, dengan demikian skor total untuk penilaian hasil belajar murid pada siklus 1 bobotnya sebanyak 35. Adapun dalam pemberian skor akhir peneliti menggunakan skor penilaian sebagaimana yang terdapat pada tabel di bawah ini :
Tabel – 18
Skor penilaian hasil belajar murid siklus 1
SKOR PENILAIAN HASIL BELAJAR MURID
DENGAN BOBOT 35
Jika Salah
Jika Betul
Nilai Akhir
Pembulatan
1
34
9,71
97
2
33
9,43
94
3
32
9,14
91
4
31
8,86
89
5
30
8,57
86
6
29
8,29
83
7
28
8,00
80
8
27
7,71
78
9
26
7,43
74
10
25
7,14
71
11
24
6,86
69
12
23
6,57
66
13
22
6,29
63
14
21
6,00
60
15
20
5,71
57
Sumber : Skor penilaian yang digunakan oleh guru- guru Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan baik ketika penilaian harian, penilaian tengah semester maupun penilaian akhir semester.
Sementara itu data hasil belajar murid siklus 1, pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi adab makan dan minum yang dilaksanakan pada Hari Jum’at Tanggal 3 Februari 2017 pukul 07.30 – 08.10 dapat di lihat pada tabel di bawah ini :
Tabel - 19
Perolehan nilai hasil belajar murid siklus 1
NO
NAMA SISWA
KKM
Penilaian
Keterangan
Siklus 1
1
Adam Maheswara Samoen
70
100
Tuntas
2
Adrina Wiralisty
70
92
Tuntas
3
Aira Anindya Jasmine
70
42
Tidak tuntas
4
Aliadiere Amanta Pasaribu
70
91
Tuntas
5
Alp Arslan Bintang Jumadil A
70
69
Tidak tuntas
6
Amira Nashita Adistia
70
100
Tuntas
7
Athalea Kirani Afianto
70
91
Tuntas
8
Azka Syahirah Rahmat
70
83
Tuntas
9
Bridget Kirana Adisworo
70
97
Tuntas
10
Calista Noor Alya
70
57
Tidak tuntas
11
Caressa Zea Hendarin
70
57
Tidak tuntas
12
Elfachri Abrar Hendiansyah
70
91
Tuntas
13
Farhan Ataya Adisantoso
70
97
Tuntas
14
Faza Rizky Tamma Siregar
70
83
Tuntas
15
Fidel Gianarvi Aziz
70
77
Tuntas
16
Firas Arsenio Jermal Ginting
70
100
Tuntas
17
Keisha Atana Fatihah
70
97
Tuntas
18
Kinantan Ameira Wibowo
70
100
Tuntas
19
Maulana Wildan Yusuf
70
94
Tuntas
20
Muhammad Akhtar Abi
70
97
Tuntas
21
Muhammad Ahnaf Fauzan
70
69
Tidak tuntas
22
Muhammad Fatih Helmi A
70
63
Tidak tuntas
23
Muhammad Marriq Akhtar
70
83
Tuntas
24
Muhammad Verrel Athaya G
70
80
Tuntas
25
Nadirah Safa Az Zahra
70
97
Tuntas
26
Nadiva Nisrina Kamila
70
100
Tuntas
27
Nayaka Aryasatya Herryadi
70
100
Tuntas
28
Prameswari Monica Sye'di
70
100
Tuntas
29
Qhaezar Farrazatha Ramadhan
70
83
Tuntas
30
Raihan Aji Nugroho
70
60
Tidak tuntas
31
Razan Raqilla Fitriardi
70
72
Tuntas
32
Sayyidah Khodijah Nasution
70
83
Tuntas
33
St. Balqis El Humaira
70
89
Tuntas
34
Taksaka Nayori
70
100
Tuntas
35
Zoia Nazeema Rizal
70
100
Tuntas
Hasil olah data :
No
Item
Jumlah
1.
Jumlah
2994
2.
Rata- rata
85,5
3.
Nilai maksimal
100
4.
Nilai minimal
42
5.
Nilai median
91
6.
Nilai modus
100
Sumber : Nilai hitung hasil belajar murid siklus 1 yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan pada Hari Jumat Tanggal 3 Februari 2017 pukul 07.00 – 08.00.
Berdasarkan tabel di atas, hasil belajar murid kelas 2C secara keseluruhan pada siklus 1 menunjukkan, bahwa jumlah nilai hasil belajar murid kelas 2C berjumlah 2994 dengan nilai rata- rata sebesar 85,5, dimana masih terdapat 7 orang murid yang masih memeroleh nilai di bawah KKM, artinya masih ada 20 % orang murid yang nilainya masih berada di bawah KKM dan dianggap belajarnya belum tuntas. Sementara murid yang hasil belajarnya di atas KKM berjumlah 28 orang murid, dan itu artinya sudah ada 80 % orang murid yang nilainya sudah berada di atas KKM dan dianggap belajarnya sudah tuntas.
Penjelasan prosentase murid antara yang sudah di atas KKM dan yang masih di bawah KKM, jika digambarkan ke dalam bentuk diagram batang, maka akan terlihat seperti pada diagram di bawah ini :
Diagram - 6
Prosentase murid yang nilainya masih di bawah KKM siklus 1
Sumber : Rekapitulasi hasil belajar murid siklus 1 yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan pada Hari Jumat Tanggal 3 Februari 2017 pukul 07.00 – 08.00.
Berdasarkan diagram di atas dapat dijelaskan, bahwa murid yang nilai hasil belajarnya di atas KKM jumlahnya meningkat, dimana murid yang hasil belajarnya di bawah KKM berjumlah 7 orang murid (20 %), sementara murid yang hasil belajarnya sudah di atas KKM berjumlah 28 orang murid (80 %)
Rangkuman penyajian data pada hasil belajar murid pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum siklus 1 dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi di bawah ini :
Tabel - 20
Distribusi frekuensi hasil belajar murid siklus 1
No
Rentang Nilai
Frekuensi
Prosentase Ketuntasan
1.
90 - 100
19
54,28 %
2.
80 - 89
7
20 %
3.
70 - 79
2
5,71 %
4.
60 - 69
4
11,43 %
5.
50 - 59
2
5,71 %
6.
40 - 49
1
2,86 %
7.
30 - 39
-
0 %
8.
20 - 29
-
0 %
9.
10 - 19
-
0 %
10.
0 - 9
-
0 %
Jumlah
35
100 %
Sumber : Tabel distribusi frekuensi hasil belajar murid siklus 1 kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang diolah pada Tanggal 3 Februari 2017.
Berdasarkan data tabel di atas, murid yang mendapatkan nilai hasil belajar antara 40 – 49 sebanyak 1 orang (2,86 %), 50 – 59 sebanyak 2 orang (5,71%), 60 – 69 sebanyak 4 orang (11,43 %), 70 – 79 sebanyak 2 orang (5,71 %), 80 – 89 sebanyak 7 orang (20 %), dan nilai 90 – 100 sebanyak 19 orang (54,28 %). Dan jika disajikan dalam bentuk diagram lingkaran makan akan tampak seperti pada diagram di bawah ini :
Diagram - 7
Prosentase perolehan nilai hasil belajar murid siklus 1
Sumber : Prosentase nilai hasil belajar murid prasiklus yang dilakukan di kelas 2C Sekoklah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan pada Hari Jumat Tanggal 20 Januari 2017 pukul 07.00 – 08.00
Dari diagram di atas dapat dijelaskan, bahwa prosentase nilai hasil belajar murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan didominasi oleh murid dengan nilai antara 80 – 89 dan 90 – 100, artinya ternyata sudah banyak murid yang nilainya sudah di KKM 70.
4.
Refleksi Siklus 1
Pada tahap akhir dalam proses penelitian tindakan kelas yaitu refleksi, refleksi ini bertujuan untuk merefleksikan hasil dari kegiatan selama proses belajar mengajar dan penemuan- penemuan yang tercatat pada saat pengamatan, baik hambatan, masalah dan lain sebagainya.
a.
Keaktifan Belajar Murid
Hasil observasi keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare pada siklus 1 menunjukkan peningkatan, di mana data sebelum dilakukan tindakan, hasil rata- ratanya sebesar 31 %, dan apabila hasil tersebut di sesuaikan dengan kriteria keaktifan murid yang terdapat di dalam bab III maka hasil tersebut berada pada tingkat 0 % - 39 %, sehingga dengan hasil demikian maka dapat dikatakan, bahwa keaktifan murid masih sangat kurang baik.
Sedangkan data setelah dilakukan tindakan, yaitu pada siklus 1 pertemuan 1, meskipun kategorinya masih sangat kurang baik, tetapi prosentasenya meningkat menjadi 36 %, sementara pada siklus 1 pertemuan 2 rata- ratanya naik menjadi 87 %, dan apabila hasil tersebut di sesuaikan dengan kriteria keaktifan murid yang terdapat di dalam bab III maka hasil tersebut berada pada tingkat 86% - 100%, sehingga dengan hasil demikian maka dapat dikatakan, bahwa keaktifan murid menjadi sangat baik.
Berdasarkan hasil temuan data antara prasiklus, siklus 1 pertemuan 1, dan siklus 1 pertemuan 2 di atas, maka dapat dikatakan bahwa ada peningkatan keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare, adapun peningkatan keaktifan murid terlihat pada tabel di bawah ini :
Tabel - 21
Tabel hasil peningkatan keaktifan murid prasiklus, siklus 1 pertemuan 1, dan siklus 1 pertemuan 2
No
Nama
Prasiklus
Siklus 1 Pertemuan 1
Siklus 1 Pertemuan 2
1.
Adam Maheswa
60 %
60 %
100 %
2.
Adrina Wiralisty
20 %
20 %
80 %
3.
Aira Anindya J
40 %
20 %
80 %
4.
Aliadiere A. P
40 %
20 %
80 %
5.
Alp Arslan B. J
20 %
40 %
100 %
6.
Amira N. P
20 %
40 %
100 %
7.
Athalea K. A
20 %
40 %
100 %
8.
Azka S. R
20 %
20 %
80 %
9.
Bridget Kirana
40 %
20 %
80 %
10.
Calista Noor A
20 %
20 %
80 %
11.
Caressa Zea H
20 %
40 %
100 %
12.
Elfachri Abrar H
20 %
40 %
100 %
13.
Farhan Ataya A
40 %
40 %
100 %
14.
Faza Rizky T
20 %
40 %
80 %
15.
Fidel Gianarvi A
40 %
20 %
100 %
16.
Firas Arsenio J
20 %
60 %
100 %
17.
Keisha Atana F
20 %
60 %
100 %
18.
Kinantan A. W
20 %
40 %
100 %
19.
Maulana Wildan
20 %
20 %
80 %
20.
Muhammad A.A
40 %
40 %
80 %
21.
M. Ahnaf F
40 %
20 %
80 %
22.
M. Fatih
20 %
20 %
60 %
23.
M. Marriq A
40 %
20 %
60 %
24.
M. Verrel A
20 %
20 %
60 %
25.
Nadirah Safa A
40 %
40 %
80 %
26.
Nadiva Nisrina
40 %
40 %
100 %
27.
Nayaka A.H
60 %
60 %
100 %
28.
Prameswari M.S
40 %
40 %
100 %
29.
Qhaezar FR
60 %
60 %
100 %
30.
Raihan Aji N
20 %
40 %
80 %
31.
Razan Raqilla F
20 %
20 %
80 %
32.
Sayyidah K.N
40 %
40 %
100 %
33.
St. Balqis El H
20 %
20 %
60 %
34.
Taksaka Nayori
20 %
60 %
60 %
35.
Zoia Nazeema R
40 %
60 %
100 %
Jumlah
1080
1260
3040
Rata- rata dalam %
31 %
36 %
87 %
Sumber: Peningkatan keaktifan murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan antara prasiklus, siklus 1 pertemuan 1, dan siklus 1 pertemuan 2.
Dan apabila peningkatan keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare antara prasiklus, siklus 1 pertemuan 1, dan siklus 1 pertemuan 2, dilihat dari segi peningkatannya, maka peningkatan tersebut dapat dilihat sebagaimana yang terdapat pada grafik di bawah ini :
Grafik - 1
Peningkatan hasil belajar murid prasiklus dan siklus 1
Sumber: Grafik peningkatan keaktifan murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan ketika belajar berdasarkan perbandingan antara prasiklus, siklus1 pertemuan 1, dan siklus 1 pertemuan 2
Berdasarkan grafik peningkatan keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare di atas, dapat dijelaskan, bahwa keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare pada prasiklus, siklus 1 pertemuan 1 dan siklus 1 pertemuan 2 mengalami peningkatan dari 31 % menjadi 36 % kemudian berakhir menjadi 87 %.
b.
Hasil Belajar Murid
Untuk nilai hasil belajar murid pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum pada siklus 1 menunjukkan, bahwa nilai hasil belajar siklus 1 berjumlah 2994 dan setelah dihitung rata- ratanya, ternyata berjumlah 85,5, di mana masih terdapat 7 orang murid yang nilainya masih di bawah KKM, artinya masih 20% murid yang nilainya masih berada di bawah KKM dan dianggap belajarnya belum tuntas. Sementara murid yang nilai hasil belajarnya di atas KKM, berjumlah 28 orang murid, dan artinya sudah 80 % orang murid yang nilainya sudah berada di atas KKM dan dianggap belajarnya sudah tuntas.
Sedangkan sebelum dilakukan pratindakan nilai hasil belajar prasiklus berjumlah 2429 dan setelah dihitung rata- ratanya menjadi 69,4 di mana masih terdapat 13 orang murid yang nilainya masih di bawah KKM, artinya masih 37% murid yang nilainya masih berada di bawah KKM dan dianggap belajarnya belum tuntas. Sementara murid yang nilai hasil belajarnya di atas KKM berjumlah 24 orang murid, itu artinya masih 63% murid yang nilainya sudah berada di atas KKM dan dianggap belajarnya sudah tuntas.
Berdasarkan perbandingan hasil data antara prasiklus dengan siklus 1 di atas, dapat dikatakan, bahwa ada peningkatan hasil belajar murid secara signifikan antara pratindakan dengan setelah diadakan tindakan pada siklus 1, sehingga apabila hasil belajar murid dilihat dari segi peningkatannya, maka peningkatan hasil belajar murid dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Tabel - 22
Peningkatan perolehan hasil belajar murid prasiklus dan siklus 1
NO
NAMA SISWA
KKM
Hasil
Hasil
Prasiklus
Siklus 1
1
Adam Maheswara Samoen
70
80
100
2
Adrina Wiralisty
70
60
92
3
Aira Anindya Jasmine
70
65
42
4
Aliadiere Amanta Pasaribu
70
71
91
5
Alp Arslan Bintang Jumadil A
70
48
69
6
Amira Nashita Adistia
70
80
100
7
Athalea Kirani Afianto
70
71
91
8
Azka Syahirah Rahmat
70
77
83
9
Bridget Kirana Adisworo
70
91
97
10
Calista Noor Alya
70
71
57
11
Caressa Zea Hendarin
70
71
57
12
Elfachri Abrar Hendiansyah
70
71
91
13
Farhan Ataya Adisantoso
70
88
97
14
Faza Rizky Tamma Siregar
70
63
83
15
Fidel Gianarvi Aziz
70
65
77
16
Firas Arsenio Jermal Ginting
70
68
100
17
Keisha Atana Fatihah
70
80
97
18
Kinantan Ameira Wibowo
70
91
100
19
Maulana Wildan Yusuf
70
48
94
20
Muhammad Akhtar Abi
70
65
97
21
Muhammad Ahnaf Fauzan
70
80
69
22
Muhammad Fatih Helmi A
70
60
63
23
Muhammad Marriq Akhtar
70
71
83
24
Muhammad Verrel Athaya G
70
77
80
25
Nadirah Safa Az Zahra
70
80
97
26
Nadiva Nisrina Kamila
70
71
100
27
Nayaka Aryasatya Herryadi
70
74
100
28
Prameswari Monica Sye'di
70
63
100
29
Qhaezar Farrazatha Ramadhan
70
71
83
30
Raihan Aji Nugroho
70
51
60
31
Razan Raqilla Fitriardi
70
54
72
32
Sayyidah Khodijah Nasution
70
68
83
33
St. Balqis El Humaira
70
66
89
34
Taksaka Nayori
70
48
100
35
Zoia Nazeema Rizal
70
71
100
Jumlah
70
2429
2994
Rata rata
69.4
85.5
Sumber : Nilai hitung peningkatan hasil belajar murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan prasiklus dan siklus 1.
Dan apabila hasil belajar murid dilihat dari segi peningkatan nilai dii bawah KKM dan nilai di atas KKM maka peningkatan hasil belajar murid dapat dilihat pada diagram di bawah ini :
Diagram - 8
Peningkatan hasil belajar murid prasiklus dan siklus 1
Sumber: Diagram peningkatan hasil belajar murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan berdasarkan perbandingan nilai di bawah KKM dan di atas KKM pada prasiklus dan siklus 1.
Berdasarkan grafik peningkatan hasil belajar murid di atas dapat dijelaskan, bahwa murid yang nilainya di atas KKM pada prasiklus prosentasenya mencapai 63 % dan pada siklus 1 mencapai 80 %. Dengan demikian hasil belajar murid kelas 2C SDIA 8 Kembangan telah mengalami peningkatan.
c.
Indikator keberhasilan siklus 1
1)
Indikator Keaktifan Murid
Pada siklus 1 ini indikator yang diharapkan pada keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare sudah mencapai kategori sangat baik tetapi kriterianya belum mencapai 90 % melainkan baru mencapai 87 %. Adapun indikator ketercapaian keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare yang diharapkan oleh peneliti adalah sesuai dengan yang ada di dalam bab III, yaitu seperti pada gambar di bawah ini :
Gambar - 16
Indikator keberhasilan keaktifan murid
Sumber: Indikator Keberhasilan keaktifan murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan siklus 1 sebagaimana yang terdapat di dalam bab III.
Berdasarkan gambar di atas, dapat disimpulkan bahwa keaktifan murid kelas 2C ketka belajar Pendidikan Agam Islam (PAI) pada materi adab makan dan minum dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare pada siklus 1 dapat dikatakan belum berhasil dan harus dilanjutkan pada siklus 2.
2)
Indikator Hasil Belajar
Pada siklus 1 ini indikator yang diharapkan pada hasil belajar murid belum mencapai rata- rata 90, melainkan baru mencapai 85,5. Adapun indikator ketercapaian hasil belajar murid yang diharapkan oleh peneliti adalah sesuai dengan yang ada di dalam bab III, yaitu seperti pada gambar di bawah ini :
Gambar - 17
Indikator keberhasilan hasil belajar murid
Sumber: Indikator keberhasilan hasil belajar murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan siklus 1 sebagaimana yang terdapat di dalam bab III.
3)
Indikator Keseluruhan
Berdasarkan indikator keberhasilan sesuai dengan data di atas, dapat disimpulkan, bahwa secara keseluruhan indikator keberhasilan baik keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare, maupun hasil belajar murid yang diharapkan oleh peneliti belum tercapai dan belum sesuai dengan yang diharapkan oleh peneliti. Oleh karena itu peneliti melakukan tindakan pada siklus 2.
d.
Catatan dan masukan dari TIM kolabolator
Setelah mengetahui bahwa indikator keberhasilan yang diharapkan peneliti belum tercapai dan belum sesuai dengan yang diharapkan, maka hal ini terjadi diduga karena hal- hal sebagai berikut :
1)
Murid belum terbiasa belajar dengan cara berkelompok
2)
Masih banyak murid yang tidak teliti ketika bermain quiz team : who wants to be a millionare.
3)
Alokasi waktu yang tidak cukup
4)
Penginformasian tujuan pembelajaran yang kurang sehingga murid tidak jelas arah dari pembelajaran yang sedang dilakukan.
5)
Kurangnya pemahaman guru dalam mengimplementasikan pembelajaran dengan menggunakan metode quiz team: who wants to be a millionare
6)
Murid masih banyak yang tidak memperhatikan guru saat menjelaskan materi pembelajaran.
7)
Pada siklus I hanya ada 3 murid yang berani bertanya, dan hanya 4 orang murid yang berani menjawab secara perorangan selebihnya dijawab hanya secara klasikal saja.
8)
Ketika melakukan kerja kelompok murid terlihat ribut dan bingung, karena tidak mengerti tugas yang harus dikerjakan, dan kelompok tidak terorganisir dengan baik.
9)
Guru belum memahami betul langkah- langkah model pembelajaran quiz team, sehingga kegiatan tidak terarah dan tidak sesuai skenario pembelajaran.
Berdasarkan temuan- temuan tersebut, maka terdapat beberapa catatan dan masukan yang harus diperbaiki dan dilaksanakan pada siklus 2 yaitu sebagai berikut :
1)
Memberi penjelasan cara belajar dengan berkelompok sesuai dengan indikator yang diharapkan yaitu adanya interaksi antar murid, murid dengan guru, maupun antar kelompok, mau dan berani bertanya, mau berbagi dan membantu yang membutuhkan, mengurangi sikap egois, dan mau menerima kelebihan dan kekurangan teman- teman dalam kelompoknya
2)
Membuat petunjuk atau menyampaikan terlebih dahulu cara bermain quiz team who want to be a millionare secara teliti sehingga tidak terjadi kebingungan dan kesalah dalam bermain quiz team tersebut
3)
Alokasi waktu harus benar- benar diperhatikan, denga cara mengefektifkan jumlah kelompok, mempersipakan semua alat peraga yang digunakan, menyusun pertanyaan- pertanyaan secara sederhana dan mudah dipahami untuk dijawab oleh murid dalam berkelompok
4)
Peneliti menginformasikan tujuan pembelajaran lebih jelas lagi.
5)
Guru harus lebih baik lagi membimbing siswa dengan menggunakan metode quiz team: who wants to be a millionare
C.
Diskripsi Hasil Siklus 2
1.
Perencanaan Tindakan siklus 2
Siklus 2 yang dilakukan oleh peneliti dilakukan sebanyak 2 kali pertemuan. Adapun pelaksanaan siklus 1 dimulai pada Hari Selasa Tanggal 7 Februari 2017, dan dilanjutkan pada pertemuan kedua yaitu pada Hari Rabu Tanggal Tanggal 8 Februari 2017. Pertemuan pertama berlangsung selama satu jam pelajaran (1 x 30 menit) dan pertemua kedua berlangsung selama 2 jam pelajaran (2 x 30 menit). Kegiatan pembelajaran pada siklus 1 pertemuan 1 dan pertemuan 2 diikuti oleh seluruh murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan Jakarta Barat yang berjumlah 35 murid. Adapun Kompetensi Dasar (KD) yang diajarkan adalah menyebutkan adab makan dan minum.
Dalam perencanaan tindakan ini, peneliti menyusun beberapa rencana untuk melaksankan tindakan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :
a.
Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
b.
Menyusun lembar observasi murid
c.
Menyusun lembar observasi guru
d.
Menyusun soal tes kemampuan awal yang di berikan sebelum siklus dan evaluasi yang di berikan setiap akhir siklus.
2.
Pelaksanaan Tindakan siklus 2
Pelaksanaan tindakan siklus 2 terdiri dari 2 pertemuan, kegiatan pembelajaran pada pertemuan 1 dilaksanakan pada Hari Selasa Tanggal 7 Februari 2017 dan dilakukan sesuai dengan langkah- langkah yang terdapat dalam Rencana Pelaksanaa pembelajaran (RPP) di bawah ini :
Pertemuan 1
a.
Pendahulan :
1)
Mengajak semua murid berdo’a
2)
Melakukan komunikasi tentang kehadiran murid
3)
Motivasi dan apersepsi dengan mengajak semua murid menyanyi “ayo semangat belajar”
4)
Meminta informasi dari murid mengenai kegiatan piket yang telah dilaksanakan pada pagi hari dan bertanya tentang hubungan antara kebersihan kelas dengan kenyamanan kegiatan pembelajaran.
5)
Menginformasikan indikator dan tujuan yang akan dibelajarkan yaitu tentang “adab makan dan minum”
b.
Kegiatan Inti :
1)
Murid diperlihatkan alat peraga yang berkaitan dengan peralatan makan yaitu piring dan sendok
2)
Murid diintruksikan untuk membuat pertanyaan sebanyak- banyaknya terkait dengan alat peraga yang dibawa oleh guru
3)
Murid mendengarkan cerita singkat tentang cara makan dan minum yang salah (ada seorang anak yang makan sambil ngobrol dengan temannya kemudian tiba- tiba anak tersebut tersedak sampai batuk- batuk )
4)
Berikutnya murid menyaksikan gambar dan video tentang seorang anak yang sedang makan.
5)
Melalui pengamatan gambar murid diminta untuk membandingkan cara makan dan minum yang salah dengan cara makan dan minum yang benar
6)
Murid diberikan tugas untuk membaca teks tentang adab makan dan minum yang sudah disusun oleh guru di media power point yang ditayangkan di papan tulis. (membaca, mendengar). Diawali dengan memberi contoh cara membaca teks: jedanya, lafalnya, tanda bacanya, dan kata- kata yang dibaca semua murid menirukan cara membaca dengan benar
7)
Selanjutnya menugaskan murid secara bergantian untuk membaca teks
8)
Bertanya jawab tentang adab makan dan minum
9)
Mendorong keberanian murid dalam menjawab dan sikap murid dalam memberikan klarifikasi tentang benar dan tidaknya jawaban
c.
Penutup :
1)
Bersama-sama murid membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar selama sehari
2)
Melakukan penilaian hasil belajar
3)
Mengajak semua murid berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengawali kegiatan pembelajaran).
4)
Mengamati sikap murid dalam berdo’a (sikap duduknya, cara membacanya, cara melafalkannya dsb)
5)
Apabila ada murid yang kurang benar dan kurang sempurna dalam berdo’a, maka setelah selesai kegiatan berdo’a, langsung diberi nasehat agar besok kalau berdoa lebih disempurnakan
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada pertemuan 2 dilaksanakan pada Hari Rabu Tanggal 8 Februari 2017 dan dilakukan sesuai dengan langkah- langkah yang terdapat dalam Rencana Pelaksanaa pembelajaran (RPP) di bawah ini :Kegiatan pembelajaran pada pertemuan 2 dilakukan sesuai dengan langkah- langkah yang terdapat dalam Rencana Pelaksanaa pembelajaran (RPP) di bawah ini :
Pertemuan 2
a.
Pendahuluan :
1)
Mengajak semua murid berdo’a (untuk mengawali kegiatan pembelajaran)
2)
Melakukan komunikasi tentang kehadiran murid
3)
Motivasi dan apersepsi dengan mengajak semua murid menyanyi “doa sebelum makan”
4)
Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang syair lagu, mengapa harus berdo’a sebelum makan.
5)
Meminta informasi dari murid mengenai kegiatan piket yang telah dilaksanakan pada pagi hari dan bertanya tentang hubungan antara kebersihan kelas dengan kenyamanan kegiatan pembelajaran.
6)
Menginformasikan indikator dan tujuan yang akan dibelajarkan yaitu tentang “adab makan dan minum”
b.
Kegiatan inti :
1)
Murid diperlihatkan alat peraga yaitu beberapa contoh makanan siap makan yang nanti akan dipakai untuk praktek makan (guru membawa roti dan segelas minuman)
2)
Salah satu murid ditunjuk untuk mempraktikkan cara makan yang benar menurut sunah nabi sesuai dengan yang diajarkan pada pertemuan pertama sebelumnya
3)
Murid yang lain menilai cara makan yang dilakukan oleh salah satu murid sudah betul apa belum
4)
Murid diberikan klarifikasi cara makan dan minum yang betul oleh guru
5)
Murid dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu kelompok muslim (laki- laki) dan kelompok muslimah (perempuan)
6)
Salah satu murid dipilih oleh guru untuk menjadi juru bicara dari kelompoknya dan siap diajak bermain game berbentuk quiz team : who wants to be a millionare
7)
Masing- masing juru bicara diminta untuk mengidentifikasi soal dan bermusyawarah dengan anggotanya untuk bersama- sama menjawab soal yang tersaji di quiz who wants to be a millionare tersebut
8)
Selanjutnya juru bicara yang ditunjuk diminta untuk memberikan jawaban dari hasil musyawarahnya kepada guru
9)
Kelompok yang terlebih dahulu menyelesaikan pertanyaan sebanyak 15 soal tanpa ada yang salah maka dianggap menjadi pemenangnya
c.
Penutup :
1)
Bersama-sama murid membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar selama sehari
2)
Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk mengetahui hasil ketercapaian materi)
3)
Melakukan penilaian hasil belajar
4)
Mengajak semua murid berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengawali kegiatan pembelajaran).
5)
Mengamati sikap murid dalam berdo’a (sikap duduknya, cara membacanya, cara melafalkannya dsb)
6)
Apabila ada murid yang kurang benar dan kurang sempurna dalam berdo’a, maka setelah selesai kegiatan berdo’a, langsung diberi nasehat agar besok kalau berdoa lebih disempurnakan
3.
Data Hasil Observasi siklus 2
a.
Data observasi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 1
Pelaksanaan pengamatan keaktifan belajar murid pada siklus 2 pertemuan 1, dilakukan pada Hari Selasa Tanggal 7 Februari 2017 dimana pengamatannya dibantu oleh tim kolabolator yaitu Bu Maesaroh, M. Pd, Bu Nurlaila, S. Pd. I, dan yang menjadi dokumentator adalah Bu Noviasari, S. Pd., adapun pelaksanaannya dapat dilihat pada gambar di bawah ini :
Gambar – 18
Pelaksanaan pembelajaran siklus 2 pertemuan 1
Sumber : Foto pelaksanaan pembelajaran siklus 2 pertemuan 1 yang dilaksanakan pada Hari Selasa Tanggal 7 Februari 2017, di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan Jakarta Barat.
Adapun data pengolahan hasil pengamatan keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare pada siklus 2 pertemuan 1 yang dilakukan pada Hari Selasa Tanggal 7 Februari 2017 dapat di lihat seperti pada tabel di bawah ini :
Tabel - 23
Lembar observasi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 1
No
Nama
Keaktifan belajar murid meliputi : perhatian, keberanian dan kerjasama
Skor per Murid
Sangat baik
5
Baik
4
Cukup baik
3
Kurang baik
2
Sangat kurang baik
1
1.
Adam Maheswa
√
100 %
2.
Adrina Wiralisty
√
100 %
3.
Aira Anindya J
√
80 %
4.
Aliadiere A. P
√
80 %
5.
Alp Arslan B. J
√
100 %
6.
Amira N. P
√
100 %
7.
Athalea K. A
√
100 %
8.
Azka S. R
√
100 %
9.
Bridget Kirana
√
80 %
10.
Calista Noor A
√
80 %
11.
Caressa Zea H
√
100 %
12.
Elfachri Abrar H
√
100 %
13.
Farhan Ataya A
√
100 %
14.
Faza Rizky T
√
80 %
15.
Fidel Gianarvi A
√
100 %
16.
Firas Arsenio J
√
100 %
17.
Keisha Atana F
√
100 %
18.
Kinantan A. W
√
100 %
19.
Maulana Wildan
√
80 %
20.
Muhammad A.A
√
40 %
21.
M. Ahnaf F
√
100 %
22.
M. Fatih
√
100 %
23.
M. Marriq A
√
80 %
24.
M. Verrel A
√
60 %
25.
Nadirah Safa A
√
80 %
26.
Nadiva Nisrina
√
100 %
27.
Nayaka A.H
√
100 %
28.
Prameswari M.S
√
100 %
29.
Qhaezar FR
√
100 %
30.
Raihan Aji N
√
60 %
31.
Razan Raqilla F
√
80 %
32.
Sayyidah K.N
√
100 %
33.
St. Balqis El H
√
80 %
34.
Taksaka Nayori
√
60 %
35.
Zoia Nazeema R
√
80 %
Hasil olah data :
No
Item
Jumlah
1.
Jumlah
3100 %
2.
Rata- rata
89 %
3.
Nilai maksimal
100 %
4.
Nilai minimal
40 %
5.
Nilai median
100 %
6.
Nilai modus
100 %
Sumber: Data hasil observasi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 1 yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang dilaksanakan pada Hari Selasa Tanggal 7 Februari 2017
Berdasarkan hasil olah data sebagaimana pada tabel di atas, observasi yang dilakukan peneliti kepada murid kelas 2C ketika belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum pada siklus 2 pertemuan 1 menunjukkan, bahwa tingkat keaktifan murid kelas 2C secara keseluruhan ketika belajar, mendapatkan nilai rata- rata sebesar 89 %. Dan apabila hasil tersebut di sesuaikan dengan kriteria keaktifan murid yang terdapat di dalam bab III maka hasil tersebut berada pada tingkat 86% - 100%, ini berarti keaktifan murid kelas 2C secara keseluruhan ketika belajar pada siklus 2 pertemuan 1 berada pada posisi sangat baik.
Rangkuman penyajian data pada keaktifan murid ketika belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum pada siklus 2 pertemuan 1 dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi di bawah ini :
Tabel - 24
Distribusi frekuensi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 1
No
Skor
Frekuensi
Prosentase Ketuntasan
1.
100
20
57,14 %
2.
80
11
31,43 %
3.
60
3
8,57 %
4.
40
1
2,86 %
5.
20
-
0 %
Jumlah
35
100 %
Sumber : Tabel distribusi frekuensi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 1 kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang diolah pada Tanggal 7 Februari 2017.
Berdasarkan data tabel di atas, sebagian besar murid sudah mendapatkan skor keaktifan belajar antara 60 - 100, adapun murid yang keaktifan belajarnya sangat baik berjumlah 20 Orang (57,14%), yang keaktifan belajarnya baik berjumlah 11 orang (31,43%), yang keaktifan belajarnya cukup baik berjumlah 3 orang (8,57%), yang keaktifan belajarnya kurang baik berjumlah 1 orang (2,86%), dan yang keaktifan belajarnya sangat kurang baik berjumlah 0 orang. Dan jika digambarkan ke dalam bentuk diagram, maka keaktifan belajar murid akan terlihat seperti pada diagram di bawah ini :
Diagram - 9
Rekapitulasi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 1
Sumber: Data hasil observasi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 1 yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang dilaksanakan pada Hari Selasa Tanggal 7 Februari 2017.
Berdasarkan rekapitulasi keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare yang terdapat pada diagram batang di atas ditemukan, bahwa keaktifan murid sudah berada di posisi sangat baik, baik, cukup baik, bahkan hanya ada 1 murid yang kurang baik, dan tidak ada satupun murid yang keaktifan belajarnya berada di posisi sangat kurang baik.
Pada akhirnya, keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare pada siklus 2 pertemuan 1 ini menunjukkan adanya peningkatan, dimana keaktifan murid pada siklus 1 pertemuan 1 berada pada kategori sangat kurang baik dengan prosentase 36 %. Sedangkan data pada siklus 2 pertemuan 1 ada peningkatan, dimana kategorinya berubah menjadi sangat baik yaitu dengan prosentase sebesar 89 %.
b.
Data observasi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 2
Pelaksanaan pengamatan keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare pada siklus 2 pertemuan 2 dilakukan pada Hari Rabu Tanggal 8 Februari 2017 dimana pengamatannya dibantu oleh tim kolabolator yaitu Bu Maesaroh, M. Pd, Bu Nurlaila, S. Pd. I, dan yang menjadi dokumentator adalah Bu Noviasari, S. Pd. dapat dilihat seperti pada gambar di bawah ini :
Gambar - 19
Pelaksanaan pembelajaran siklus 2 pertemuan 2
Sumber : Foto pelaksanaan pembelajaran siklus 2 pertemuan 2 yang dilaksanakan pada Hari Rabu Tanggal 8 Februari 2017, di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan Jakarta Barat.
Adapun data pengolahan hasil pengamatan keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare pada siklus 2 pertemuan 2 yang dilakukan pada Hari Rabu Tanggal 8 Februari 2017 dapat di lihat seperti pada tabel di bawah ini :
Tabel - 25
Lembar observasi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 2
No
Nama
Keaktifan belajar murid meliputi : perhatian, keberanian dan kerjasama
Skor per Murid
Sangat baik
5
Baik
4
Cukup baik
3
Kurang baik
2
Sangat kurang baik
1
1.
Adam Maheswa
√
100 %
2.
Adrina Wiralisty
√
100 %
3.
Aira Anindya J
√
100 %
4.
Aliadiere A. P
√
80 %
5.
Alp Arslan B. J
√
100 %
6.
Amira N. P
√
100 %
7.
Athalea K. A
√
100 %
8.
Azka S. R
√
100 %
9.
Bridget Kirana
√
80 %
10.
Calista Noor A
√
60 %
11.
Caressa Zea H
√
100 %
12.
Elfachri Abrar H
√
100 %
13.
Farhan Ataya A
√
100 %
14.
Faza Rizky T
√
100 %
15.
Fidel Gianarvi A
√
100 %
16.
Firas Arsenio J
√
100 %
17.
Keisha Atana F
√
100 %
18.
Kinantan A. W
√
100 %
19.
Maulana Wildan
√
80 %
20.
Muhammad A.A
√
60 %
21.
M. Ahnaf F
√
100 %
22.
M. Fatih
√
100 %
23.
M. Marriq A
√
80 %
24.
M. Verrel A
√
80 %
25.
Nadirah Safa A
√
100 %
26.
Nadiva Nisrina
√
100 %
27.
Nayaka A.H
√
100 %
28.
Prameswari M.S
√
100 %
29.
Qhaezar FR
√
100 %
30.
Raihan Aji N
√
80 %
31.
Razan Raqilla F
√
80 %
32.
Sayyidah K.N
√
100 %
33.
St. Balqis El H
√
100 %
34.
Taksaka Nayori
√
100 %
35.
Zoia Nazeema R
√
60 %
Hasil olah data :
No
Item
Jumlah
1.
Jumlah
3240 %
2.
Rata- rata
93 %
3.
Nilai maksimal
60 %
4.
Nilai minimal
100 %
5.
Nilai median
100 %
6.
Nilai modus
100 %
Sumber: Data hasil observasi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 2 yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang dilaksanakan pada hari Rabu Tanggal 8 Februari 2017.
Berdasarkan hasil olah data sebagaimana pada tabel di atas, observasi yang dilakukan peneliti kepada murid kelas 2C ketika belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum pada siklus 2 pertemuan 2 menunjukkan, bahwa tingkat keaktifan murid kelas 2C ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare secara keseluruhan ketika belajar, mendapatkan nilai rata- rata sebesar 93 %. Dan apabila hasil tersebut di sesuaikan dengan kriteria keaktifan murid yang terdapat di dalam bab III maka hasil tersebut berada pada tingkat 86% - 100%, ini berarti keaktifan murid kelas 2C secara keseluruhan ketika belajar pada siklus 2 pertemuan 2 berada pada posisi sangat baik.
Rangkuman penyajian data pada keaktifan murid ketika belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum pada siklus 2 pertemuan 2 dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi di bawah ini :
Tabel - 26
Distribusi frekuensi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 2
No
Skor
Frekuensi
Prosentase Ketuntasan
1.
100
25
71,43 %
2.
80
7
20 %
3.
60
3
8,57 %
4.
40
-
0 %
5.
20
-
0 %
Jumlah
35
100 %
Sumber : Tabel distribusi frekuensi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 2 kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang diolah pada Tanggal 8 Februari 2017.
Berdasarkan data tabel di atas, sebagian besar murid sudah mendapatkan skor keaktifan belajar antara 60 - 100, adapun murid yang keaktifan belajarnya sangat baik berjumlah 25 Orang (71,43%), yang keaktifan belajarnya baik berjumlah 7 orang (20%), yang keaktifan belajarnya cukup baik berjumlah 3 orang (8,57%), yang keaktifan belajarnya kurang baik berjumlah 0 orang, dan yang keaktifan belajarnya sangat kurang baik berjumlah 0 orang. Dan jika digambarkan ke dalam bentuk diagram, maka keaktifan belajar murid akan terlihat seperti pada diagram di bawah ini :
Diagram - 10
Rekapitulasi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 2
Sumber: Data hasil observasi keaktifan murid siklus 2 pertemuan 2 yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang dilaksanakan pada Hari Rabu Tanggal 8 Februari.
Berdasarkan rekapitulasi keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare yang terdapat pada diagram batang di atas ditemukan, bahwa keaktifan murid hampir sebagian besar berada pada kategori sangat baik, adapun yang kategori baik sebagian kecil, bahkan murid yang kategorinya cukup baik, dan tidak ada satupun murid yang keaktifan belajarnya berada pada kategori kurang baik atau sangat kurang baik.
Dan pada akhirnya, keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare pada siklus 2 pertemuan 2 ini menunjukkan adanya peningkatan, dimana keaktifan murid pada siklus 2 pertemuan 1 berada pada kategori sangat baik dengan prosentase 89 %. Sedangkan data setelah dilakukan tindakan berikutnya pada siklus 2 pertemuan 2, kategorinya menjadi sangat baik dengan peningkatan nilai prosentase sebesar 93 %.
c.
Data hasil belajar murid siklus 2
Penilaian hasil belajar murid siklus 2, pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi adab makan dan minum dilaksanakan pada hari Jum’at Tanggal 10 Februari 2017 pukul 07.30 – 08.10 wib. Adapun pelaksanaan penilaian hasil belajar murid siklus 2 dapat dilihat seperti pada gambar di bawah ini :
Gambar - 20
Pelaksanaan penilaian hasil belajar siklus 2
Sumber : Foto pelaksanaan penilaian hasil belajar siklus 2 yang dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2017, adapun responden tersebut adalah murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan Jakarta Barat.
Penilaian hasil belajar siklus 2 soalnya terdiri dari 10 soal pilihan ganda, 5 soal isian, dan 5 soal uraian. Soal pilihan ganda apabila jawabannya betul maka dikalikan 1, soal isian apabila jawabannya betul maka dikalikan 2, dan soal uraian apabila jawabannya betul maka dikalikan 3, dengan demikian skor total untuk penilaian hasil belajar murid pada siklus 2 bobotnya sebanyak 35. Adapun dalam pemberian skor akhir peneliti menggunakan skor penilaian sebagaimana yang terdapat pada tabel di bawah ini :
Tabel – 27
Skor penilaian hasil belajar murid siklus 2
SKOR PENILAIAN HASIL BELAJAR MURID
DENGAN BOBOT 35
Jika Salah
Jika Betul
Nilai Akhir
Pembulatan
1
34
9,71
97
2
33
9,43
94
3
32
9,14
91
4
31
8,86
89
5
30
8,57
86
6
29
8,29
83
7
28
8,00
80
8
27
7,71
78
9
26
7,43
74
10
25
7,14
71
11
24
6,86
69
12
23
6,57
66
13
22
6,29
63
14
21
6,00
60
15
20
5,71
57
Sumber : Skor penilaian yang digunakan oleh guru- guru Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan baik ketika penilaian harian, penilaian tengah semester maupun penilaian akhir semester.
Sementara itu data hasil belajar murid siklus 2, pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi adab makan dan minum yang dilaksanakan pada hari Kamis Tanggal 9 Februari 2017 pukul 06.40 – 07.10 dapat di lihat pada tabel di bawah ini :
Tabel - 28
Perolehan nilai hasil belajar murid siklus 2
NO
NAMA SISWA
KKM
Penilaian
Keterangan
Siklus 2
1
Adam Maheswara Samoen
70
100
Tuntas
2
Adrina Wiralisty
70
100
Tuntas
3
Aira Anindya Jasmine
70
97
Tuntas
4
Aliadiere Amanta Pasaribu
70
80
Tuntas
5
Alp Arslan Bintang Jumadil A
70
94
Tuntas
6
Amira Nashita Adistia
70
100
Tuntas
7
Athalea Kirani Afianto
70
100
Tuntas
8
Azka Syahirah Rahmat
70
89
Tuntas
9
Bridget Kirana Adisworo
70
100
Tuntas
10
Calista Noor Alya
70
86
Tuntas
11
Caressa Zea Hendarin
70
91
Tuntas
12
Elfachri Abrar Hendiansyah
70
100
Tuntas
13
Farhan Ataya Adisantoso
70
100
Tuntas
14
Faza Rizky Tamma Siregar
70
100
Tuntas
15
Fidel Gianarvi Aziz
70
100
Tuntas
16
Firas Arsenio Jermal Ginting
70
100
Tuntas
17
Keisha Atana Fatihah
70
100
Tuntas
18
Kinantan Ameira Wibowo
70
100
Tuntas
19
Maulana Wildan Yusuf
70
63
Tidak tuntas
20
Muhammad Akhtar Abi
70
94
Tuntas
21
Muhammad Ahnaf Fauzan
70
89
Tuntas
22
Muhammad Fatih Helmi A
70
89
Tuntas
23
Muhammad Marriq Akhtar
70
100
Tuntas
24
Muhammad Verrel Athaya G
70
97
Tuntas
25
Nadirah Safa Az Zahra
70
100
Tuntas
26
Nadiva Nisrina Kamila
70
100
Tuntas
27
Nayaka Aryasatya Herryadi
70
94
Tuntas
28
Prameswari Monica Sye'di
70
100
Tuntas
29
Qhaezar Farrazatha Ramadhan
70
100
Tuntas
30
Raihan Aji Nugroho
70
91
Tuntas
31
Razan Raqilla Fitriardi
70
91
Tuntas
32
Sayyidah Khodijah Nasution
70
100
Tuntas
33
St. Balqis El Humaira
70
100
Tuntas
34
Taksaka Nayori
70
100
Tuntas
35
Zoia Nazeema Rizal
70
100
Tuntas
Hasil olah data :
No
Item
Jumlah
1.
Jumlah
3345
2.
Rata- rata
93
3.
Nilai maksimal
60
4.
Nilai minimal
100
5.
Nilai median
100
6.
Nilai modus
100
Sumber : Nilai hitung hasil belajar murid siklus 2 yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan pada Hari Kamis Tanggal 9 Februari 2017 pukul 06.40 – 07.10.
Berdasarkan tabel di atas, hasil belajar murid kelas 2C secara keseluruhan pada siklus 2 menunjukkan, bahwa jumlah nilai hasil belajar murid kelas 2C berjumlah 3345 dengan nilai rata- rata sebesar 95,6, dimana hanya tinggal 1 orang murid yang masih memeroleh nilai di bawah KKM, artinya tinggal 2,9 % murid yang nilainya masih berada di bawah KKM dan dianggap belajarnya belum tuntas. Sementara murid yang hasil belajarnya di atas KKM berjumlah 34 orang murid, artinya sudah ada 97,1 % murid yang nilainya sudah berada di atas KKM dan dianggap belajarnya sudah tuntas.
Penjelasan prosentase murid antara yang sudah di atas KKM dan yang masih di bawah KKM, jika digambarkan ke dalam bentuk diagram batang, maka akan terlihat seperti pada diagram di bawah ini :
Diagram - 11
Prosentase murid yang nilainya masih di bawah KKM siklus 2
Sumber : Rekapitulasi hasil belajar murid siklus 2 yang dilakukan di kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan pada Hari Jumat Tanggal 10 Februari 2017 pukul 07.00 – 08.00.
Berdasarkan diagram di atas dapat dijelaskan, bahwa murid yang hasil belajarnya di bawah KKM berjumlah 1 orang murid (2,9 %), sementara murid yang hasil belajarnya sudah di atas KKM berjumlah 34 orang murid (97,1 %)
Rangkuman penyajian data pada hasil belajar murid pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum siklus 2 dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi di bawah ini :
Tabel - 29
Distribusi frekuensi hasil belajar murid siklus 2
No
Rentang Nilai
Frekuensi
Prosentase Ketuntasan
1.
90 - 100
29
82,86 %
2.
80 - 89
5
14,28 %
3.
70 - 79
-
0 %
4.
60 - 69
1
2,86 %
5.
50 - 59
-
0 %
6.
40 - 49
-
0 %
7.
30 - 39
-
0 %
8.
20 - 29
-
0 %
9.
10 - 19
-
0 %
10.
0 - 9
-
0 %
Jumlah
35
100 %
Sumber : Tabel distribusi frekuensi hasil belajar murid siklus 2 kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan yang diolah pada Tanggal 3 Februari 2017.
Berdasarkan data tabel di atas, murid yang mendapatkan nilai hasil belajar antara 40 – 49 sebanyak 0 orang, 50 – 59 sebanyak 0 orang, 60 – 69 sebanyak 1 orang (2,86 %), 70 – 79 sebanyak 0 orang, 80 – 89 sebanyak 5 orang (14, 28 %), dan nilai 90 – 100 sebanyak 29 orang (82,86 %). Dan jika disajikan dalam bentuk diagram lingkaran makan akan tampak seperti pada diagram di bawah ini :
Diagram - 12
Prosentase perolehan nilai hasil belajar murid siklus 2
Sumber : Prosentase nilai hasil belajar murid siklus 2 yang dilakukan di kelas 2C Sekoklah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan pada Hari Kamis Tanggal 9 Februari 2017 pukul 07.00 – 08.00
Dari diagram di atas dapat dijelaskan, bahwa prosentase nilai hasil belajar murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan didominasi oleh murid dengan nilai antara 90 – 100 dan bahkan hanya tinggal 1 murid yang nilainya antara 60 – 69, artinya ternyata sudah banyak murid yang nilainya sudah di KKM 70.
4.
Refleksi Siklus 2
Pada tahap akhir dalam proses penelitian tindakan kelas yaitu refleksi, refleksi ini bertujuan untuk merefleksikan hasil dari kegiatan selama proses belajar mengajar dan penemuan- penemuan yang tercatat pada saat pengamatan, baik hambatan, masalah dan lain sebagainya.
a.
Keaktifan Murid
Hasil observasi keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare pada siklus 2 menunjukkan peningkatan, dimana data pada siklus 1 pertemuan 1, hasil rata- ratanya berjumlah 36 %, pada siklus 1 pertemuan 2, rata- ratanya berjumlah 87 %. Sedangkan data setelah dilakukan tindakan berikutnya pada siklus 2 pertemuan 1, hasil rata- ratanya berjumlah 89 %, dan pada siklus 2 pertemuan 2, rata- ratanya berjumlah 93%, sehingga dengan hasil demikian maka dapat dikatakan, bahwa keaktifan murid pada siklus 2 sudah sangat baik.
Berdasarkan hasil temuan data antara prasiklus, siklus 1 pertemuan 1, siklus 1 pertemuan 2, siklus 2 pertremuan 1, dan siklus 2 pertemuan 2, maka dapat dikatakan bahwa ada peningkatan keaktifan ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare, adapun peningkatan keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare secara bersama- sama terlihat pada tabel di bawah ini :
Tabel - 30
Tabel peningkatan hasil keaktifan murid prasiklus, siklus 1 pertemuan 1, siklus 1 pertemuan 2, siklus 2 pertemuan 1, dan siklus 2 pertemuan 2
No
Nama
Prasiklus
Siklus 1 Pert 1
Siklus 1 Pert 2
Siklus 2 Pert 1
Siklus 2 Pert 2
1.
Adam Maheswa
60 %
60 %
100 %
100 %
100 %
2.
Adrina Wiralisty
20 %
20 %
80 %
100 %
100 %
3.
Aira Anindya J
40 %
20 %
80 %
80 %
100 %
4.
Aliadiere A. P
40 %
20 %
80 %
80 %
80 %
5.
Alp Arslan B. J
20 %
40 %
100 %
100 %
100 %
6.
Amira N. P
20 %
40 %
100 %
100 %
100 %
7.
Athalea K. A
20 %
40 %
100 %
100 %
100 %
8.
Azka S. R
20 %
20 %
80 %
100 %
100 %
9.
Bridget Kirana
40 %
20 %
80 %
80 %
80 %
10.
Calista Noor A
20 %
20 %
80 %
80 %
60 %
11.
Caressa Zea H
20 %
40 %
100 %
100 %
100 %
12.
Elfachri Abrar H
20 %
40 %
100 %
100 %
100 %
13.
Farhan Ataya A
40 %
40 %
100 %
100 %
100 %
14.
Faza Rizky T
20 %
40 %
80 %
80 %
100 %
15.
Fidel Gianarvi A
40 %
20 %
100 %
100 %
100 %
16.
Firas Arsenio J
20 %
60 %
100 %
100 %
100 %
17.
Keisha Atana F
20 %
60 %
100 %
100 %
100 %
18.
Kinantan A. W
20 %
40 %
100 %
100 %
100 %
19.
Maulana Wildan
20 %
20 %
80 %
80 %
80 %
20.
Muhammad A.A
40 %
40 %
80 %
40 %
60 %
21.
M. Ahnaf F
40 %
20 %
80 %
100 %
100 %
22.
M. Fatih
20 %
20 %
60 %
100 %
100 %
23.
M. Marriq A
40 %
20 %
60 %
80 %
80 %
24.
M. Verrel A
20 %
20 %
60 %
60 %
80 %
25.
Nadirah Safa A
40 %
40 %
80 %
80 %
100 %
26.
Nadiva Nisrina
40 %
40 %
100 %
100 %
100 %
27.
Nayaka A.H
60 %
60 %
100 %
100 %
100 %
28.
Prameswari M.S
40 %
40 %
100 %
100 %
100 %
29.
Qhaezar FR
60 %
60 %
100 %
100 %
100 %
30.
Raihan Aji N
20 %
40 %
80 %
60 %
80 %
31.
Razan Raqilla F
20 %
20 %
80 %
80 %
80 %
32.
Sayyidah K.N
40 %
40 %
100 %
100 %
100 %
33.
St. Balqis El H
20 %
20 %
60 %
80 %
100 %
34.
Taksaka Nayori
20 %
60 %
60 %
60 %
100 %
35.
Zoia Nazeema R
40 %
60 %
100 %
80 %
60 %
Jumlah
1080
1260
3040
3100
3240
Rata- rata dalam %
31 %
36 %
87 %
89 %
93 %
Sumber: Peningkatan Perbandingan keaktifan murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan prasiklus, siklus 1 pertemuan 1, siklus 1 pertemuan 2, siklus 2 pertemuan 1, dan siklus 2 pertemuan
Dan apabila peningkatan keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare antara siklus1 pertemuan 1, siklus 1 pertemuan 2, siklus 2 pertemuan 1, dan siklus 2 pertemuan 2, dilihat dari segi peningkatannya, maka peningkatan tersebut dapat dilihat sebagaimana yang terdapat pada grafik di bawah ini :
Grafik - 2
Peningkatan keaktifan murid prasiklus, siklus 1 pertemuan 1, siklus 1 pertemuan 2, siklus 2 pertemuan 1, dan siklus 2 pertemuan 2
Sumber: Grafik peningkatan keaktifan murid Kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan prasiklus, siklus 1 pertemuan 1, siklus 1 pertemuan 2, siklus 2 pertemuan 1, dan siklus 2 pertemuan 2.
Berdasarkan grafik peningkatan keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare di atas, dapat dijelaskan, bahwa keaktifan murid mulai dari prasiklus, siklus 1 sampai siklus 2 telah mengalami peningkatan dari 31 % pada prasiklus, 36 % pada siklus 1 pertemuan 1, 87 % pada siklus 1 pertemuan 2, 89 % pada siklus 2 pertemuan 2, dan mencapai 93 % pada siklus 2 pertemuan 2.
b.
Hasil Belajar Murid
Untuk nilai hasil belajar murid pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum pada siklus 2 menunjukkan, bahwa nilai hasil belajar siklus 2 berjumlah 3345. dan setelah dihitung rata- ratanya, mencapai 95,6, di mana masih terdapat 1 orang murid yang nilainya masih di bawah KKM, artinya masih 2,9 % orang murid yang nilainya masih berada di bawah KKM dan dianggap belajarnya belum tuntas. Sementara murid yang nilai hasil belajarnya di atas KKM, berjumlah 34 orang murid, artinya sudah 97,1 % murid yang nilainya sudah berada di atas KKM dan dianggap belajarnya sudah tuntas.
Sedangkan pada siklus 1 nilai hasil belajar murid kelas 2C pada siklus 1 menunjukkan, bahwa jumlah nilai hasil belajar murid kelas 2C berjumlah 2994 dengan jumlah nilai rata- rata sebesar 85,5, dimana masih terdapat 7 orang murid yang masih memeroleh nilai di bawah KKM, artinya masih ada 20 % orang murid yang nilainya masih berada di bawah KKM dan dianggap belajarnya belum tuntas. Sementara murid yang hasil belajarnya di atas KKM berjumlah 28 orang murid, dan itu artinya sudah ada 80 % orang murid yang nilainya sudah berada di atas KKM dan dianggap belajarnya sudah tuntas.
Berdasarkan data pada prasiklus, siklus 1 dan siklus 2 di atas, dapat dikatakan, bahwa ada peningkatan hasil belajar murid pada prasiklus, siklus 1 dan siklus 2, sehingga apabila hasil belajar murid dilihat dari segi peningkatannya, maka peningkatan hasil belajar murid dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Tabel - 31
Peningkatan perolehan hasil belajar murid prasiklus, siklus 1, dan siklus 2
NO
NAMA SISWA
KKM
Hasil
Hasil
Hasil
Pra
siklus
Siklus 1
Siklus 2
1
Adam Maheswara Samoen
70
80
100
100
2
Adrina Wiralisty
70
60
92
100
3
Aira Anindya Jasmine
70
65
42
97
4
Aliadiere Amanta Pasaribu
70
71
91
80
5
Alp Arslan Bintang Jumadil A
70
48
69
94
6
Amira Nashita Adistia
70
80
100
100
7
Athalea Kirani Afianto
70
71
91
100
8
Azka Syahirah Rahmat
70
77
83
89
9
Bridget Kirana Adisworo
70
91
97
100
10
Calista Noor Alya
70
71
57
86
11
Caressa Zea Hendarin
70
71
57
91
12
Elfachri Abrar Hendiansyah
70
71
91
100
13
Farhan Ataya Adisantoso
70
88
97
100
14
Faza Rizky Tamma Siregar
70
63
83
100
15
Fidel Gianarvi Aziz
70
65
77
100
16
Firas Arsenio Jermal Ginting
70
68
100
100
17
Keisha Atana Fatihah
70
80
97
100
18
Kinantan Ameira Wibowo
70
91
100
100
19
Maulana Wildan Yusuf
70
48
94
63
20
Muhammad Akhtar Abi
70
65
97
94
21
Muhammad Ahnaf Fauzan
70
80
69
89
22
Muhammad Fatih Helmi A
70
60
63
89
23
Muhammad Marriq Akhtar
70
71
83
100
24
Muhammad Verrel Athaya G
70
77
80
97
25
Nadirah Safa Az Zahra
70
80
97
100
26
Nadiva Nisrina Kamila
70
71
100
100
27
Nayaka Aryasatya Herryadi
70
74
100
94
28
Prameswari Monica Sye'di
70
63
100
100
29
Qhaezar Farrazatha Ramadhan
70
71
83
100
30
Raihan Aji Nugroho
70
51
60
91
31
Razan Raqilla Fitriardi
70
54
72
91
32
Sayyidah Khodijah Nasution
70
68
83
100
33
St. Balqis El Humaira
70
66
89
100
34
Taksaka Nayori
70
48
100
100
35
Zoia Nazeema Rizal
70
71
100
100
Jumlah
70
2429
2994
3345
Rata rata
69.4
85.5
95,6
Sumber : Nilai hitung hasil belajar murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan prasiklus, siklus 1, dan siklus 2.
Dan apabila hasil belajar murid dilihat dari segi peningkatannya pada ketiga fase tindakan, maka peningkatan hasil belajar murid dapat dilihat pada diagram di bawah ini :
Diagram - 13
Peningkatan hasil belajar murid prasiklus, siklus 1 dan siklus 2
Sumber: Diagram peningkatan hasil belajar murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan berdasarkan perbandingan antara prasiklu, siklus 1 dan siklus 2 yang dilaksanakan pada Hari Kamis Tanggal 9 Februari 2017.
Berdasarkan grafik peningkatan hasil belajar murid di atas dapat dijelaskan, bahwa murid yang nilainya di atas KKM pada prasiklus mencapai 63 %, pada siklus 1 mencapai 80 %, dan pada siklus 2 jumlahnya mengalami peningkatan sebesar 97 %.
c.
Indikator keberhasilan siklus 2
1)
Indikator Keaktifan Murid
Pada siklus 2 ini indikator yang diharapkan pada keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare sudah mencapai sangat baik dimana kriterianya sudah mencapai bahkan sudah melewati 90 %. Adapun indikator ketercapaian keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare yang diharapkan oleh peneliti adalah sesuai dengan yang ada di dalam bab III, yaitu seperti pada gambar di bawah ini :
Gambar - 21
Indikator keberhasilan keaktifan murid
Sumber: Indikator Keberhasilan keaktifan murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan siklus 2 sebagaimana yang terdapat di dalam bab III.
Berdasarkan gambar di atas, dapat disimpulkan bahwa keaktifan murid kelas 2C ketka belajar Pendidikan Agam Islam (PAI) pada materi adab makan dan minum siklus 2 dapat dikatakan sudah berhasil dan tidak perlu dilanjutkan ke siklus 3, karena telah memenuhi kriteria keberhasilan.
2)
Indikator Hasil Belajar
Pada siklus 2 ini indikator yang diharapkan pada hasil belajar murid sudah melebihi 90 yaitu mencapai 95,6 Adapun indikator ketercapaian hasil belajar murid yang diharapkan oleh peneliti adalah sesuai dengan yang ada di dalam bab III, yaitu seperti pada gambar di bawah ini :
Gambar 1 – 22
Indikator keberhasilan hasil belajar murid yang diharapkan
Sumber : Indikator keberhasilan hasil belajar murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan siklus 2 sebagaimana yang terdapat di dalam bab III.
3)
Indikator Keseluruhan
Berdasarkan indikator keberhasilan sesuai dengan data di atas, dapat disimpulkan, bahwa secara keseluruhan indikator keberhasilan baik keaktifan murid ketika belajar dengan menggunakan metode kuis tim who wants to be a millionare maupun hasil belajar murid yang diharapkan oleh peneliti sudah tercapai dan sudah sesuai dengan kriteria keberhasilan yang diharapkan oleh peneliti.
d.
Catatan dan masukan dari TIM kolabolator
Setelah mengetahui bahwa indikator keberhasilan yang diharapkan peneliti sudah tercapai, maka peneliti melakukan analisis dan kesimpulan bahwa, keberhasilan pada siklus 2 tersebut terjadi diduga karena hal- hal sebagai berikut :
1)
Murid sudah terbiasa belajar dengan cara berkelompok pada siklus 1
2)
Murid semakin teliti ketika bermain quiz team : who wants to be a millionare.
3)
Guru semakin menguasai dalam mengimplementasikan pembelajaran dengan menggunakan metode quiz team: who want to be a millionare
4)
Murid banyak yang sudah memperhatikan guru saat menjelaskan materi pembelajaran.
5)
Pada siklus 2 banyak murid yang sudah berani bertanya, dan banyak murid yang berani menjawab
6)
Ketika melakukan kerja kelompok murid sudah tidak terlihat ribut dan bingung, karena sudah memahami tugas yang harus dikerjakan, dan kelompok tidak terorganisir dengan baik.
7)
Pada siklus 2 murid terlihat aktif dalam belajar dengan menggunakan metode quiz team: who want to be a millionare
8)
Hasil belajar murid dalam pembelajaran PAI materi adab makan dan minum pada siklus 2 semakin meningkat.
9)
Pemahaman murid tentang adab makan dan minum semakin meningkat, dimana sudah sedikit murid yang makan sambil berdiri, makan menggunakan tangan kanan, dan makan sambil bercanda.
Menindaklanjuti masukan dari Tim kolabolator, peneliti berharap yang melaksanakan adab makan dan minum secara benar tidak hanya murid kelas 2C saja melainkan semua murid Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan secara keseluruhan. Oleh karena itu peneliti melakukan tindakan berikutnya yang dilakukan uintuk murid secara keseluruhan, yaitu dengan cara mensosialisasikan adab makan dan minum secara berkelanjutan ketika ikrar maupun ketika ada event tertentu, bahkan peneliti melakukan tindakan dengan cara menempelkan beberapa foto dan gambar tentang adab makan dan minum di mading sekolah. Adapun penempelan gambar adab makan dan minum di mading sekolah terlihat pada gambar di bawah ini :
Gambar - 23
Sosialisasi adab makan dan minum untuk murid secara keseluruhan
Sumber : Sosialisasi pentingnya adab makan dan minum untuk murid kelas 1- kelas 6 bahkan untuk dewan guru dan segenap sivitas akademikan Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan Jakarta Barat.
D.
Pembahasan
1.
Siklus 1
Langkah- langkah tindakan yang dilakukan pada siklus pertama, perencanaannya disusun dengan mempertimbangkan data- data hasil pengamatan dan hasil penilaian pada tahap prasiklus. Walaupun tindakan- tindakan yang dilakukan menemui kendala- kendala, namun dari hasil observasi diperoleh data yang menunjukkan adanya peningkatan keaktifan murid dan hasil belajar murid terhadap proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).
Untuk keaktifan murid, data pada prasiklus tercatat bahwa keaktifan murid kelas 2C SDI Al Azhar 8 Kembangan baru mencapai 31% dengan kategori sangat kurang baik, sedangkan pada siklus 1 tercatat bahwa keaktifan murid kelas 2C SDI Al Azhar 8 Kembangan sudah mencapai 87% dengan kategori sangat baik. Ini artinya pada siklus 1 ada peningkatan keaktifan murid.
Sementara untuk hasil belajar murid, data pada prasiklus tercatat bahwa hasil belajar murid kelas 2C SDI Al Azhar 8 Kembangan baru mencapai rata- rata 69,4 (tidak tuntas),dimana murid yang nilainya masih di bawah KKM berjumlah 14 orang dan murid yang nilainya di atas KKM berjumlah 21 orang, sedangkan pada siklus 1 tercatat bahwa hasil belajar murid kelas 2C SDI Al Azhar 8 Kembangan sudah mencapai rata- rata 85,5 (tuntas), di mana murid yang nilainya masih di bawah KKM berjumlah 7 orang dan murid yang nilainya di atas KKM berjumlah 28 orang. Ini artinya pada siklus 1 ada peningkatan hasil belajar murid.
Catatan dari siklus 1 murid belum terbiasa belajar dengan cara berkelompok, masih banyak murid yang tidak teliti ketika bermain quiz team : who wants to be a millionare, alokasi waktu yang tidak cukup, penginformasian tujuan pembelajaran yang kurang sehingga murid tidak jelas arah dari pembelajaran yang sedang dilakukan, kurangnya pemahaman guru dalam mengimplementasikan pembelajaran dengan menggunakan metode quiz team: who wants to be a millionare, murid masih banyak yang tidak memperhatikan guru saat menjelaskan materi pembelajaran, pada siklus I hanya ada 3 murid yang berani bertanya, dan hanya 4 orang murid yang berani menjawab secara perorangan selebihnya dijawab hanya secara klasikal saja, ketika melakukan kerja kelompok murid terlihat ribut dan bingung, karena tidak mengerti tugas yang harus dikerjakan, dan kelompok tidak terorganisir dengan baik, guru belum memahami betul langkah- langkah model pembelajaran quiz team, sehingga kegiatan tidak terarah dan tidak sesuai skenario pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode quiz team: who wants to be a millionare masih belum berjalan sebagaimana mestinya.
2.
Siklus 2
Langkah- langkah tindakan yang dilakukan pada siklus 2, perencanannya disusun dengan mempertimbangkan data- data hasil pengamatan pada tahap prasiklus dan hasil pengamatan pada siklus 1. Langkah- langkah perbaikan yang dilakukan oleh peneliti antara lain, memberi penjelasan cara belajar dengan berkelompok sesuai dengan indikator yang diharapkan yaitu adanya interaksi antar murid, murid dengan guru, maupun antar kelompok, mau dan berani bertanya, mau berbagi dan membantu yang membutuhkan, mengurangi sikap egois, dan mau menerima kelebihan dan kekurangan teman- teman dalam kelompoknya, membuat petunjuk atau menyampaikan terlebih dahulu cara bermain quiz team who want to be a millionare secara teliti sehingga tidak terjadi kebingungan dan kesalahan dalam bermain quiz team tersebut, memperhatikan alokasi waktu, denga cara mengefektifkan jumlah kelompok, mempersipakan semua alat peraga yang digunakan, menyusun pertanyaan- pertanyaan secara sederhana dan mudah dipahami untuk dijawab oleh murid dalam berkelompok, menginformasikan tujuan pembelajaran lebih jelas lagi, menegaskan kepada murid agar pada saat guru mengajar dan menjelaskan materi murid- murid memperhatikan dengan baik.
Setelah dilakukan perbaikan- perbaikan tindakan, menunjukkan adanya perubahan yang baik terhadap peningkatan keaktifan murid dan hasil belajar murid dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) materi adab makan dan minum di kelas 2C. Hal ini ditunjukkan oleh data yang diperoleh dari hasil pengamatan keaktifan murid dan hasil belajar murid, di mana keaktifan murid dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siklus 2 meningkat menjadi 93 %, sementara hasil belajar murid pada materi adab makan dan minum rata- ratanya juga ikut meningkat menjadi 93, di mana murid yang nilainya masih di bawah KKM hanya berjumlah 1 orang dan murid yang nilainya di atas KKM sudah berjumlah 34 orang. Ini artinya pada siklus 2 hasil belajar murid ada peningkatan nilai rata- rata hasil belajar murid. Hal ini disebabkan karena murid- murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan sudah mulai terbiasa mengikuti pembelajaran dengan metode quiz team who wants to be a millionare.
Dengan melihat hasil yang diperoleh pada siklus 2, baik dari hasil pengamatan keaktifan murid maupun dari tes hasil belajar murid sudah mencapai indikator peningkatan yang diharapkan, maka penelitian pada murid kelas 2C Sekolah Dasar Islam Al Azhar 8 Kembangan Jakarta Barat dianggap selesai.